Muara Teweh, 15 April 2026 – Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian (Diskominfosandi) Barito Utara, HM Ikhsan, mendesak dilakukannya langkah cepat untuk menangani masalah tanah di Desa Sikui. Hal ini menyusul temuan retakan tanah yang kian mengkhawatirkan di dekat infrastruktur vital.
Dalam laporannya pada Rabu (15/4/2026), Ikhsan menegaskan bahwa penundaan penanganan hanya akan memperbesar risiko kerugian. Ia melihat potensi bahaya ganda, yakni robohnya tower telekomunikasi dan rusaknya akses jalan negara.
Data dari pantauan lapangan pada 14 April 2026 menunjukkan posisi retakan yang sangat kritis. Dengan jarak hanya 5 meter dari kaki tower dan 15 meter dari jalan, ruang aman bagi infrastruktur tersebut sudah sangat terbatas.
“Situasi tersebut harus segera ditangani untuk mencegah dampak yang lebih luas,” tutur Ikhsan. Ia menambahkan bahwa instruksi Bupati kepada Dinas PUPR merupakan langkah awal yang tepat dalam manajemen krisis ini.
Ikhsan juga menyoroti pentingnya koordinasi dengan penyedia layanan seluler seperti PT Telkomsel. Menurutnya, keamanan tower bukan hanya soal teknis bangunan, tapi juga soal jaminan keselamatan nyawa warga di sekitar lokasi.
Diharapkan dalam beberapa hari ke depan, sudah ada tindakan fisik di lapangan untuk mengantisipasi pergerakan tanah lebih lanjut. Komitmen pemerintah daerah terus diuji dalam menjaga stabilitas infrastruktur di tengah ancaman bencana alam.(dd)



