Pemkab Barito Utara

HKN ke-61: Shalahuddin Tekankan Pesan Menkes tentang Pentingnya Generasi Sehat 2045

Whatsapp Image 2025 11 25 At 06.29.59

PROBORNEO — Upacara peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Kabupaten Barito Utara digelar dengan penuh khidmat. Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, bertindak sebagai pembina upacara dan membacakan pesan resmi Menteri Kesehatan RI, Budi G. Sadikin, yang menjadi inti peringatan HKN tahun ini.

Dalam pesannya, Menkes mengingatkan bahwa Indonesia sedang mempersiapkan 84 juta anak menuju usia produktif pada 2045. Masa ini disebut sebagai peluang emas sekaligus tantangan besar bagi bangsa. Dengan waktu hanya dua dekade, seluruh elemen masyarakat diminta memastikan anak-anak tumbuh sehat, kuat, dan siap menghadapi era global.

Tema “Generasi Sehat, Masa Depan Hebat” bukan sekadar slogan, melainkan ajakan serius untuk memperkuat budaya hidup sehat. Menkes menegaskan bahwa masa depan bangsa sangat bergantung pada kualitas kesehatan generasi saat ini. Jika gagal menjaga kesehatan anak-anak hari ini, maka Indonesia akan kehilangan momentum besar pada 2045.

Bupati Shalahuddin juga menyampaikan capaian transformasi kesehatan selama empat tahun terakhir, termasuk perubahan paradigma dari pengobatan ke pencegahan. Program-program nasional yang didorong pemerintah mulai menunjukkan hasil nyata dalam pelayanan kesehatan masyarakat.

Melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG), lebih dari 52 juta penduduk telah menjalani pemeriksaan kesehatannya. Hal ini turut meningkatkan cakupan skrining tuberkulosis menjadi lebih dari 20 juta jiwa, sebuah angka yang belum pernah dicapai sebelumnya. Pemerintah berharap angka tersebut terus bertambah agar penularan TB dapat ditekan lebih cepat.

Pada bidang infrastruktur kesehatan, pembangunan dan peningkatan rumah sakit daerah terus dipacu. Dari 66 RSUD prioritas yang masuk program percepatan, sebanyak 32 rumah sakit telah mencapai progres sesuai target pada tahun 2025. Langkah ini diharapkan memperluas akses layanan rujukan di berbagai daerah.

Selain itu, enam pilar transformasi kesehatan juga mencakup pemanfaatan teknologi seperti SATUSEHAT dan kecerdasan buatan untuk deteksi dini penyakit. Pelayanan primer pun mengalami penguatan melalui ribuan puskesmas yang telah mengimplementasikan layanan terintegrasi dan penurunan angka stunting menjadi 19,8%.

Di akhir upacara, Bupati mengajak masyarakat Barito Utara menjadikan HKN ke-61 sebagai momentum memperbaiki pola hidup. Acara kemudian dilanjutkan dengan senam bersama, edukasi kesehatan, dan layanan pemeriksaan kesehatan gratis. (Red)