Pemprov Kalteng

Gubernur Kalteng: Persatuan Jadi Benteng Hadapi Tantangan Zaman

Img 20250903 Wa0021

 

 

PROBORNEO – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menegaskan bahwa persatuan dan kebersamaan merupakan benteng utama dalam menghadapi tantangan zaman, sekaligus tameng dari isu-isu yang berpotensi mengganggu keharmonisan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Agustiar dalam kegiatan Doa Kebangsaan Lintas Agama Tahun 2025 yang digelar di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalteng, Selasa (2/9/2025).

Acara yang berlangsung khidmat itu dihadiri Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, Pangdam XXII Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, jajaran Forkopimda, tokoh lintas agama, ormas Dayak, organisasi masyarakat, hingga perangkat daerah.

Dalam kesempatan itu, Agustiar mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersamaan, tidak terprovokasi, dan memperkuat filosofi Huma Betang yang telah lama menjadi simbol persatuan di Bumi Tambun Bungai.

“Saya mengajak agar kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, serta tidak mudah terprovokasi. Filosofi huma betang harus kita rawat bersama,” tegasnya.

Ia menambahkan, Kalimantan, khususnya Kalimantan Tengah, dikenal sebagai wilayah yang kaya akan keberagaman suku, budaya, dan agama. Karena itu, nilai toleransi dan persaudaraan perlu terus dijaga sebagai kekuatan dalam membangun daerah.

“Kalimantan khususnya Kalteng adalah daerah yang kaya akan keberagaman. Karena itu, nilai toleransi, persatuan, dan gotong royong harus senantiasa dijunjung tinggi. Perbedaan agama maupun suku jangan menjadi pemisah, tetapi menjadi kekuatan bersama untuk membangun Kalimantan Tengah yang lebih maju dan sejahtera,” imbuhnya. (red)