PROBORNEO — Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menegaskan pembangunan daerah harus lebih terarah dan menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.
Hal ini disampaikan saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi tahun 2025 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (10/4/2025).
Gubernur memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Provinsi Kalteng yang menjadi fokus utama pada tahun 2025 dan 2026.
“Di tahun 2025 dan 2026, saya minta prioritas pembangunan untuk menjadi perhatian bersama,” tegas Agustiar.
Ia menyebut program tersebut tak hanya soal infrastruktur fisik, tetapi juga menyasar pelayanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan.
Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga menjadi sorotan, melalui optimalisasi pajak kendaraan, pajak bahan bakar, pajak alat berat, serta penertiban penggunaan plat nomor KH di wilayah Kalteng.
Gubernur menegaskan komitmennya terhadap layanan pendidikan dan kesehatan gratis bagi masyarakat, khususnya di pedesaan.
“Pendidikan gratis bagi masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya di perdesaan. Pengobatan gratis bagi masyarakat Kalteng, terutama di perdesaan, cukup menggunakan KTP dan KK,” ujarnya.
Sejumlah proyek besar turut masuk dalam daftar prioritas, seperti pengembangan Shrimp Estate di wilayah barat, pembangunan jalan Palangka Raya–Kuala Kurun, hingga konektivitas Jalan dan Jembatan Jelai di Sukamara menuju Ketapang.
Di sektor strategis lainnya, pembangunan Bendungan Muara Juloi di Murung Raya, trase jalur kereta api, dan pengembangan tiga bandara utama Kalteng juga mendapat perhatian.
Untuk sektor olahraga, Stadion Hanau di Pembuang Hulu akan ditingkatkan, di samping pembangunan pelabuhan di Teluk Sangiang Bahaur serta pengerukan alur sungai Kapuas Murung dan Muara Sampit.
Gubernur juga menekankan pentingnya hilirisasi sumber daya alam, penguatan industri lokal, serta pemerataan listrik dan internet hingga ke pelosok.
“Tentu saja pelaksanaan Program Prioritas tersebut memperhatikan kewenangan Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota, serta dengan sinergi kita bersama,” tandasnya.
Dengan program yang terfokus dan dukungan lintas sektor, pembangunan Kalteng diharapkan makin merata dan berkelanjutan. (red)



