Muara Teweh – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara memulai masa persidangan baru dengan agenda kerja yang padat. Salah satu agenda krusial yang dijadwalkan adalah mendengarkan capaian kerja pemerintah eksekutif.
Langkah ini diwujudkan melalui pelaksanaan Rapat Paripurna I Masa Sidang II DPRD Kabupaten Barito Utara. Rapat paripurna ini diselenggarakan secara resmi pada hari Senin, 30 Maret 2026 di aula utama dewan.
Fokus utama dari rapat paripurna kali ini adalah penyampaian pidato pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Tahun Anggaran 2025. Dokumen keuangan dan program kerja tersebut dipaparkan di hadapan para anggota dewan.
Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, memercayakan penyampaian pidato pengantar tersebut kepada Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan. Agenda yang bertempat di Gedung DPRD ini dihadiri juga oleh Forkopimda dan kepala perangkat daerah.
Wabup Felix saat membacakan amanat tertulis dari Bupati Shalahuddin memberikan penghormatan tinggi kepada dewan. Apresiasi dilayangkan karena rapat paripurna pembuka masa sidang ini dapat bergulir dengan aman dan lancar.
Pemerintah daerah optimis bahwa iklim kerja sama ini akan membuahkan hasil yang memuaskan. Proses penyampaian LKPj ini diharapkan membawa implikasi positif bagi penguatan struktur tata kelola birokrasi daerah.
Dalam pandangan eksekutif, LKPj bukan sekadar laporan di atas kertas, melainkan instrumen nilai akuntabilitas. Setiap tahun anggaran, pemerintah memiliki kewajiban moral dan hukum untuk menyampaikan potret kinerjanya kepada dewan.
Mengakhiri pembacaan pidato, jajaran eksekutif menitipkan dokumen tersebut untuk dibahas lebih lanjut. Pemerintah berharap DPRD memberikan kontribusi pemikiran berupa saran dan rekomendasi konstruktif demi perbaikan kinerja masa depan. (dd)



