Pemprov Kalteng

Diskominfosantik Kalteng Evaluasi Budaya Kerja ASN BerAKHLAK

Gambar Whatsapp 2025 07 07 Pukul 23.54.43 07c56797

PROBORNEO — Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Sosialisasi Evaluasi Implementasi Budaya Kerja ASN BerAKHLAK di Aula Dinas setempat, Selasa (17/6/2025).

Sekretaris Diskominfosantik Kalteng, Tuty Sulistyowatie, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga capaian yang telah diraih, termasuk keberhasilan instansi masuk dalam 10 besar perangkat daerah terbaik dalam penerapan nilai-nilai BerAKHLAK tahun sebelumnya.

“Kami menyadari bahwa terdapat kekurangan dalam penyampaian informasi secara teknis dari sekretariat. Oleh karena itu, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan sinergi dan memastikan bahwa seluruh dokumen yang dibutuhkan dapat disiapkan dengan baik,” katanya.

Tuty juga mengingatkan pentingnya kerja sama, komitmen, dan dokumentasi sebagai bukti pelaksanaan budaya kerja, sembari mendorong percepatan penyusunan dokumen pendukung yang diperlukan dalam evaluasi.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari Kepala Bagian Reformasi Birokrasi dan Akuntabilitas Kinerja, Yosias.

Dalam presentasinya, ia menyampaikan bahwa tahun ini evaluasi budaya kerja dilakukan lebih menyeluruh. Bila sebelumnya lebih menyoroti individu, kini aspek organisasi juga menjadi prioritas penilaian.

Ia menyebut saat ini Diskominfosantik baru memenuhi sebagian kecil dari 32 indikator yang ditetapkan.

“Oleh karena itu, perlu segera dilakukan pembenahan terutama dalam hal kelengkapan dokumen,” ujarnya.

Yosias turut mengapresiasi langkah instansi yang telah aktif menampilkan logo dan slogan BerAKHLAK serta Bangga Melayani Bangsa di berbagai media komunikasi publik. Meski demikian, hal itu perlu ditunjang dokumentasi pendukung yang memadai.

“Seluruh bentuk internalisasi tersebut harus ditunjang dokumentasi pendukung berupa foto, video, maupun laporan kegiatan,” tambahnya.

Ia berharap seluruh bidang di lingkungan Diskominfosantik dapat segera menyusun data yang diperlukan agar capaian tahun lalu tidak tergeser oleh instansi lain yang kini berkompetisi lebih serius. (red)