PROBORNEO — Bupati Murung Raya (Mura), Heriyus, menghadiri perayaan Paskah di lokasi rencana pembangunan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Jemaat Smirna Puruk Cahu, Jalan Soekarno Hatta, Minggu (20/4/2025).
Perayaan yang mengusung tema “Golgota Saksi Cinta Mu” ini sekaligus menjadi momentum ucapan syukur atas 30 tahun pelayanan Gembala GPdI Smirna Konut, Pdt. Djoice Tampi bersama istri, Etny Tampi, di Kabupaten Murung Raya.
Dalam sambutannya, Bupati Heriyus menyampaikan apresiasi atas dedikasi panjang yang telah diberikan oleh Pdt. Djoice Tampi dalam membina keimanan jemaat serta menjaga kerukunan umat beragama di daerah tersebut.
“Perjuangan pelayanan dari Gembala GPdI Smirna Konut ini sangat luar biasa sudah selama 30 tahun dalam membangun keimanan masyarakat Murung Raya khususnya Jemaat GPdI Smirna ini. Semua ini berkat kerja keras semua Hamba Tuhan sehingga Jemaat GPdI ini semakin maju,” kata Bupati.
Heriyus menegaskan bahwa sejak awal berdirinya Kabupaten Murung Raya, toleransi antar umat beragama terus dijaga dan menjadi perhatian penting Pemerintah Daerah.
“Pemkab kita sangat konsisten dalam upaya memfasilitasi seluruh aspirasi ataupun usulan dari seluruh pengurus agama dalam penyediaan tempat ibadah jemaatnya. Sebagai semangat kita untuk melayani Tuhan,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Heriyus juga berkesempatan meletakkan batu pertama di atas lahan seluas 25 x 60 meter yang akan menjadi lokasi pembangunan gedung gereja GPdI Smirna Puruk Cahu, sebagai simbol dimulainya proses pembangunan rumah ibadah tersebut. (red)



