Pemprov Kalteng

Buka Musprov XII INKINDO, Pemprov Kalteng Komitmen Lindungi Konsultan Lokal

fb img 1779718362928

PROBORNEO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menegaskan komitmennya untuk melindungi kapasitas pengusaha konsultan lokal di tengah ketatnya persaingan industri jasa konstruksi nasional.

Langkah perlindungan ini dinilai krusial guna memastikan para pelaku usaha daerah mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri.

Komitmen tersebut disampaikan oleh Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran melalui Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Kalteng, Darliansjah, saat membuka Musyawarah Provinsi (Musprov) XII Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (INKINDO) Kalteng, Kamis (21/5/2026).

Musprov XII INKINDO Kalteng tahun 2026 yang digelar di Hotel Best Western Batang Garing tersebut mengusung misi besar untuk memperkuat sinergi dan profesionalisme jasa konsultasi demi mendukung pembangunan infrastruktur daerah yang berkualitas dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Pemprov Kalteng Gelar Pelatihan Dana BOS, Dorong Pengelolaan Pendidikan yang Transparan

“Di sinilah peran penting INKINDO sebagai induk organisasi konsultan, agar anggotanya senantiasa bekerja profesional, inovatif, dan berintegritas dengan mengedepankan kepentingan rakyat,” ujar Darliansjah saat membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalteng.

Darliansjah menambahkan, intervensi pemerintah daerah dalam melindungi kapasitas konsultan lokal bertujuan untuk mendorong terciptanya ekosistem jasa konsultasi yang tangguh dan memiliki daya saing tinggi.

Hal ini penting untuk menjawab tantangan dan dinamika pembangunan daerah yang semakin kompleks.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Dewan Pengurus Nasional (DPN) INKINDO Pusat, Imam Hartawan, memaparkan bahwa posisi strategis Kalteng dalam pembangunan nasional didukung oleh peta kekuatan organisasi yang cukup solid di tingkat tapak.

Saat ini, Dewan Pengurus Provinsi (DPP) INKINDO Kalimantan Tengah tercatat menaungi sekitar 80 Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan 110 anggota aktif yang bergerak secara masif di bidang jasa konsultan konstruksi maupun non-konstruksi.

Baca Juga:  Dorong Inovasi Pendidikan, Gubernur Kalteng Tinjau Digitalisasi Belajar dan Pasar Murah di SMAN 1 Kumai

Di sisi lain, Ketua DPP INKINDO Kalteng, Suparman, menggarisbawahi bahwa pergeseran zaman dan penetrasi teknologi menuntut adanya transformasi fundamental di tubuh korporasi konsultan daerah.

Ia mengimbau seluruh anggota untuk melek digital dan terus memacu standar kompetensi profesi agar tidak tergilas oleh arus modernisasi industri.

“Perkembangan zaman menuntut para konsultan untuk terus beradaptasi, menguasai teknologi digital, serta menjunjung tinggi profesionalisme usaha,” kata Suparman.

Suparman berharap, melalui momentum Musprov XII ini, INKINDO Kalteng dapat bertransformasi menjadi wadah penguatan kelembagaan dan jembatan kolaborasi yang kokoh bersama pemerintah daerah.

Sinergi ini ditargetkan mampu memberikan kontribusi nyata dan terukur terhadap akselerasi pembangunan fisik maupun non-fisik di seluruh wilayah Provinsi Kalimantan Tengah. (red)

Baca Juga:  Pemprov Kalteng Beri 6.000 Sertifikasi Halal Gratis untuk UMKM pada Ramadan Fair 2025