Kalimantan Tengah

Alfian Mawardi Nyaris Tanpa Lawan di Musda KNPI Kalteng

Img 20250825 Wa0045

 

PROBORNEO – Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Tengah (Kalteng) tahun 2025 diprediksi berlangsung tanpa persaingan berarti.

Hingga penutupan masa pendaftaran, hanya satu nama yang resmi mendaftarkan diri sebagai calon ketua, yakni Ketua KNPI petahana, M. Alfian Mawardi.

Ketua Steering Committee (SC) Musda KNPI Kalteng, Akhmad Rusdyannor, mengatakan Alfian telah memenuhi seluruh persyaratan administratif maupun dukungan organisasi.

Ia menyebut Alfian mendapatkan dukungan penuh dari 14 DPD KNPI kabupaten/kota serta 70 rekomendasi organisasi kepemudaan (OKP).

“Dengan komposisi dukungan itu, kecil kemungkinan akan ada calon lain yang bisa mendaftar,” ujarnya usia menerima berkas pendaftaran Alfian Mawardi, Senin (25/8/2025) sore.

Minimnya pesaing membuat Musda kali ini diprediksi akan berjalan lebih kondusif. Tidak adanya rivalitas tajam seperti pada periode sebelumnya juga membuka peluang besar bagi Alfian untuk kembali melanjutkan kepemimpinannya hingga periode 2025–2028.

Meski demikian, Alfian menegaskan dirinya tidak ingin terlena dengan kondisi tersebut. Ia menyatakan masih terbuka terhadap kritik dan masukan dari berbagai pihak, khususnya para pemuda di Kalteng.

“Saya menyadari masih banyak kekurangan. Tapi lewat kritik dan saran anak-anak muda, saya yakin KNPI bisa lebih baik,” kata Alfian.

Ia menambahkan, kepemimpinan KNPI ke depan harus lebih inklusif dan mampu merangkul semua organisasi kepemudaan agar semakin solid.

Menurutnya, peran pemuda sangat strategis dalam mendukung pembangunan daerah, sehingga KNPI dituntut mampu menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan generasi muda di berbagai lini.

Dengan hanya satu calon yang muncul, Musda KNPI Kalteng 2025 diprediksi akan berakhir dengan penetapan Alfian Mawardi sebagai Ketua terpilih.

Namun, dinamika internal organisasi tetap ditunggu, mengingat forum Musda bukan hanya ajang pemilihan ketua, melainkan juga wadah merumuskan arah kebijakan pemuda Kalteng dalam tiga tahun ke depan. (red)