Muara Teweh – Masyarakat Kabupaten Barito Utara diminta untuk lebih waspada terhadap maraknya aksi penipuan digital yang mengatasnamakan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui aplikasi WhatsApp dan media sosial.
Kasus tersebut mencuat setelah pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV yang dilakukan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin beberapa waktu lalu di gedung Balai Antang Muara Teweh. Sejumlah akun palsu mulai bermunculan dan menghubungi masyarakat menggunakan identitas pejabat daerah.
Modus yang digunakan pelaku beragam, mulai dari menawarkan bantuan, hadiah, hingga meminta transfer uang kepada masyarakat. Kondisi ini dinilai sangat meresahkan karena berpotensi menimbulkan kerugian materiil bagi warga.
Beberapa pejabat yang namanya dicatut di antaranya Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara, HM Mastur, serta Kepala Pelaksana BPBD Barito Utara, HM Ikhsan.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara HM Mastur menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menawarkan bantuan ataupun meminta sesuatu melalui nomor pribadi yang tidak resmi.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap pesan atau telepon yang mengatasnamakan pejabat pemerintah. Jika ada nomor mencurigakan yang mengaku sebagai saya, mohon segera dikonfirmasi melalui kanal resmi pemerintah daerah,” ujar HM Mastur di Muara Teweh, Kamis (7/5/2026).
Ia juga meminta masyarakat agar tidak memberikan data pribadi maupun melakukan transfer uang kepada pihak yang tidak dikenal. Menurutnya, kewaspadaan masyarakat menjadi langkah penting dalam mencegah aksi penipuan digital tersebut.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara pun mengimbau warga agar lebih bijak menggunakan media sosial dan selalu memverifikasi informasi melalui akun resmi pemerintah daerah.(dd)



