PROBORNEO – Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Tomy Irawan Diran, menilai aksi unjuk rasa mahasiswa di depan Gedung DPRD Kalteng pada Senin (1/9) sebagai langkah positif dalam menyampaikan aspirasi rakyat.
“Yang dilakukan adik-adik mahasiswa ini sudah benar, menyampaikan aspirasi sejak siang hingga sore. Aspirasi ini wajib kita sampaikan, baik kepada pemerintah pusat, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), DPR RI, maupun partai politik masing-masing,” ujar Tomy, yang juga Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kalteng.
Menurut Tomy, tuntutan yang disuarakan mahasiswa di Kalteng memiliki kesamaan dengan gerakan mahasiswa di sejumlah daerah lain. Namun, ia menekankan bahwa aksi di Palangka Raya berlangsung tertib dan damai.
“Kawan-kawan mahasiswa ini memang cinta damai, tidak ada gesekan. Bahkan Ketua DPRD Kalteng langsung menemui mereka. Adik-adik mahasiswa ini memang harus didengar dan bertemu langsung dengan dewan,” imbuhnya.
Tomy juga menyoroti salah satu poin aspirasi mahasiswa terkait pemerataan pembangunan di Kalteng. Menurutnya, pembangunan harus dilakukan secara adil di seluruh wilayah, meskipun tetap disesuaikan dengan kondisi anggaran.
“Terkait aspirasi pemerataan pembangunan, itu wajib. Pemerataan ini tidak boleh ada lagi blok-blok. Namun, kita juga harus menyesuaikan dengan kondisi anggaran nasional yang menuntut efisiensi. Bagaimana caranya membagi pemerataan pembangunan, termasuk di wilayah Barito dan daerah lainnya, tentu akan disesuaikan dengan tupoksi masing-masing,” tegasnya.
Ia memastikan DPRD Kalteng akan menindaklanjuti aspirasi mahasiswa tersebut melalui mekanisme yang berlaku agar dapat diteruskan kepada pemerintah pusat. (red)



