Pemprov Kalteng

PGI Wilayah Kalteng Didorong Berperan dalam Pembangunan dan Harmoni Sosial

Gambar Whatsapp 2025 02 28 Pukul 16.00.18 36477164

PROBORNEO – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Leonard S. Ampung, mewakili Gubernur Kalteng dalam membuka Sidang Majelis II Majelis Pekerja Lengkap dan Seminar Oikumene-Kebangsaan Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI).

Acara yang berlangsung di Gereja Allah Peduli Indonesia (GAPI)-GCC Manna Manhu Palangka Raya, ini dihadiri oleh perwakilan gereja serta tokoh agama dari berbagai daerah.

Forum ini menjadi ajang strategis bagi PGI Wilayah Kalteng dalam memperkuat kiprah dan perannya dalam pembangunan daerah.

Leo dalam sambutannya menegaskan bahwa gereja tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat.

“Gereja-gereja memiliki peran yang cukup strategis dalam pembangunan segala sendi kehidupan, mulai dari pembinaan mental spiritual umat Kristiani, pemberdayaan masyarakat, hingga pendidikan dan sektor-sektor lainnya,” ujarnya, Jumat (28/2/2025).

Ia berharap melalui sidang dan seminar ini, PGI Wilayah Kalteng dapat merumuskan rekomendasi serta gagasan inovatif yang sesuai dengan tantangan globalisasi dan digitalisasi saat ini.

“Saya meyakini, keberhasilan berbagai program pembangunan di Kalimantan Tengah selama ini, hingga agenda besar Pilkada Serentak 2024 yang berjalan sukses dan damai, tidak lepas dari dukungan seluruh elemen, termasuk tentu saja PGI Wilayah Kalimantan Tengah,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Leo menekankan pentingnya peran gereja dalam menjaga nilai-nilai toleransi dan harmoni sosial di tengah keberagaman masyarakat Kalteng.

Menurutnya, PGI dapat menjadi garda terdepan dalam memperkuat moderasi beragama serta mempererat persatuan dan kesatuan.

“Kerukunan dan keharmonisan masyarakat tersebut akan menjadi modal kunci atau fondasi dasar untuk keberhasilan program-program pembangunan daerah di Bumi Tambun Bungai,” tandasnya.

Pemprov Kalteng berkomitmen untuk terus bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan, guna mewujudkan pembangunan yang inklusif, damai, dan sejahtera.

Melalui sidang majelis dan seminar ini, diharapkan gereja semakin aktif dalam berkontribusi terhadap pembangunan daerah serta memperkokoh persaudaraan dan nilai-nilai kebangsaan di Kalimantan Tengah. (red)