PROBORNEO — Sosialisasi Program Kampung Iklim (ProKlim) kembali digelar di Kecamatan Teweh Timur sebagai bentuk kolaborasi antara PT Pamapersada Nusantara Distrik BEKB, PT Bharinto Ekatama, dan DLH Barito Utara. Kegiatan ini menghadirkan berbagai unsur muspika dan tokoh masyarakat.
Kehadiran Plt Camat Teweh Timur, Kapolsek, Danramil, serta unsur Tripika lainnya mencerminkan dukungan penuh terhadap upaya adaptasi perubahan iklim di tingkat desa.
Siti Khadijah dari DLH Barito Utara mengapresiasi kontribusi perusahaan dalam memperkuat edukasi terkait mitigasi perubahan iklim. Ia menegaskan bahwa ProKlim merupakan instrumen penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Ia juga menilai bahwa peran perusahaan semakin signifikan dalam membantu pemerintah menekan risiko kerusakan lingkungan melalui pendekatan kolaboratif.
Plt Camat Mundawan Tison menyatakan kegiatan ini penting untuk meningkatkan literasi masyarakat mengenai ancaman perubahan iklim. Menurutnya, Teweh Timur membutuhkan dukungan seperti ini untuk memperbaiki ketahanan lingkungan.
Sementara itu, pada 29 November 2025, Bayu Handoko dari PT Pama menegaskan bahwa acara tersebut sejalan dengan program TJSL perusahaan dan berfokus pada edukasi lingkungan jangka panjang.
Bayu berharap sosialisasi dapat memotivasi masyarakat untuk melaksanakan aksi sederhana seperti menanam pohon dan mengelola sampah secara benar guna mendukung target ProKlim. (Red)



