Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Gelar Skrining Kesehatan Gratis bagi Perempuan

Gambar Whatsapp 2025 07 05 Pukul 10.09.46 4e731757

PROBORNEO — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menggelar pelayanan deteksi dini kanker payudara dan pemeriksaan kesehatan bagi ibu hamil, dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-68 Provinsi Kalteng.

Kegiatan yang dipusatkan di RSUD dr Doris Sylvanus Palangka Raya, Senin (19/5/2025), ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan akses layanan kesehatan bagi perempuan di daerah tersebut.

Ketua TP PKK Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, mengatakan program ini merupakan wujud nyata perhatian pemerintah terhadap kesehatan perempuan, khususnya dalam upaya deteksi dini kehamilan berisiko dan penyakit kanker.

“Ini wujud nyata dan kepedulian bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terhadap kesehatan ibu dan perempuan khususnya dalam hal deteksi dini kehamilan berisiko,” katanya.

Ia menambahkan, kegiatan sosial seperti ini diyakini membawa dampak positif bagi masyarakat, dan menjadi bagian dari rangkaian Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2025.

“Jadi dalam Festival Budaya Isen Mulang itu tidak hanya memperkenalkan budaya, mempromosikan pariwisata dan kearifan lokal tapi juga ada dalam lingkup kesehatan,” ungkapnya.

Aisyah juga menyampaikan, program ini sejalan dengan Astacita Presiden Prabowo Subianto serta visi Gubernur Agustiar Sabran dalam meningkatkan layanan kesehatan masyarakat.

“Saya berharap kegiatan ini bermanfaat bagi seluruh masyarakat dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin,” tuturnya.

Sementara itu, Plt Direktur RSUD dr Doris Sylvanus yang juga Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, dr. Suyuti Syamsul, menekankan pentingnya deteksi dini kanker, khususnya kanker leher rahim dan payudara, melalui layanan pemeriksaan IVA dan mamografi.

“Kita mensuplai pemeriksaan IVA atau Inspeksi Visual Asam Asetat adalah metode sederhana untuk mendeteksi dini kanker leher rahim (serviks) kita kerjasama dengan Puskesmas kita bisa memeriksa ribuan orang,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, mulai 2026 pemerintah daerah akan melaksanakan vaksinasi demam berdarah di beberapa wilayah prioritas, serta terus mengoptimalkan vaksinasi kanker leher rahim secara gratis di puskesmas.

“Ke depannya bisa diharapkan penurunan insiden leher rahim,” pungkas Suyuti. (red)