Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Dorong Peningkatan SMK dengan Sistem BLUD

Gambar Whatsapp 2025 02 12 Pukul 17.48.12 B3f5fb8e

PROBORNEO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus mendorong peningkatan kualitas Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) dengan menerapkan sistem Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kalteng, Sri Widanarni, menjelaskan bahwa penerapan BLUD bertujuan meningkatkan layanan pendidikan dan memastikan lulusan SMK lebih siap memasuki dunia kerja.

“BLUD adalah sistem yang memungkinkan sekolah memberikan layanan kepada masyarakat dengan fleksibilitas pengelolaan keuangan, berbeda dari sistem keuangan daerah pada umumnya,” ujarnya.

Hal ini disampaikan Sri usai membuka Rapat Tim Penilaian BLUD SMKN Pada Dinas Pendidikan Kalteng, di Aurila Hotel Palangka Raya, Rabu (12/02/2025).

Sri menambahkan bahwa sistem ini memberikan keleluasaan dalam penerimaan, pengelolaan, dan penggunaan dana untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Baca Juga:  Pemprov Kalteng Tegaskan Kesiapsiagaan Hadapi Karhutla

“BLUD ini tidak hanya memberikan fleksibilitas, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah,” jelasnya.

Sementara itu, Kabag BUMD dan BLUD, Didik Nurhadi, melaporkan bahwa saat ini sudah 59 SMKN di berbagai kabupaten/kota di Kalteng yang mengajukan status BLUD.

Berikut rincian jumlah SMK yang mengajukan BLUD, yaitu Palangka Raya 6 sekolah, Kapuas 8 sekolah, Katingan 6 sekolah, Kotawaringin Timur 10 sekolah, Kotawaringin Barat 10 sekolah, Pulang Pisau 1 sekolah.

Selanjutnya Barito Timur 1 sekolah, Barito Utara 5 sekolah, Barito Selatan 1 sekolah, Seruyan 2 sekolah, Lamandau 4 sekolah, Sukamara 2 sekolah, Gunung Mas 2 sekolah, dan Murung Raya 1 sekolah.

Diharapkan dengan status BLUD, SMK di Kalteng bisa semakin berkembang, meningkatkan kompetensi siswa, dan mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia usaha dan industri. (red)

Baca Juga:  Gubernur Kalteng Ajak Pemda Dukung Penertiban Kawasan Hutan