PROBORNEO – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menekankan pentingnya merawat falsafah Huma Betang sebagai fondasi utama dalam menjaga persatuan dan mempercepat pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri acara silaturahmi dan buka puasa bersama di Balai Berkah Makodam XXII/Tambun Bungai (TB), Palangka Raya, Selasa (3/3/2026).
Acara yang digelar oleh Komando Daerah Militer XXII/Tambun Bungai ini menjadi wadah strategis untuk mempererat solidaritas antara jajaran TNI, Pemerintah Provinsi, serta Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah.
Gubernur, yang hadir didampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo, memaknai suasana Ramadan sebagai momentum untuk memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.
“Tiada keberhasilan tanpa kebersamaan. Kolaborasi seluruh elemen itu wajib. Dengan kebersamaan yang kuat dan semangat Huma Betang dalam bingkai NKRI, kita harus tetap guyub, rukun, dan saling menghormati,” ujar Gubernur Agustiar Sabran.
Falsafah Huma Betang, yang melambangkan kebersamaan dalam keberagaman bagi masyarakat Kalteng, dinilai Gubernur sebagai modal sosial yang harus diimplementasikan secara nyata untuk menjaga stabilitas daerah di tengah dinamika pembangunan.
Sejalan dengan pesan Gubernur, Pangdam XXII/TB Mayjen TNI Zainul Arifin menyatakan bahwa sinergi yang solid antara TNI dan pemerintah daerah merupakan hal krusial.
Kolaborasi ini diharapkan mampu menjamin kondusivitas wilayah sekaligus mendorong keberlanjutan program-program strategis di Bumi Tambun Bungai.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, jajaran Forkopimda, para Bupati dan Wakil Bupati, serta anggota DPRD dari berbagai tingkat di Kalimantan Tengah.
Kehadiran para tokoh lintas instansi ini mempertegas komitmen bersama dalam menjaga stabilitas dan kemajuan daerah di masa mendatang. (red)



