Pemkab Murung Raya

Pemkab Murung Raya Sambut Program Strategis Nasional Cetak Sawah, Namun Dihadapkan Kendala Kawasan Hutan

Gambar Whatsapp 2025 04 26 Pukul 05.45.49 Daad48ff

PROBORNEO – Pemerintah pusat mengalokasikan anggaran sebesar Rp3 triliun untuk program strategis nasional dalam rangka cetak sawah di Provinsi Kalimantan Tengah. Program ini diharapkan dapat mendukung ketahanan pangan di daerah, termasuk di Kabupaten Murung Raya (Mura).

Wakil Bupati Murung Raya, Rahmanto Muhidin, yang hadir dalam undangan Menteri Pertanian Amran Sulaiman di Palangka Raya, menyatakan bahwa Pemkab Mura menyambut baik program tersebut. Rahmanto menegaskan bahwa pemerintah daerah siap melaksanakan program cetak sawah di wilayahnya.

“Pada prinsipnya, pemerintah daerah Kabupaten Murung Raya bersama-sama menyambut baik program pemerintah pusat ini dan siap melaksanakan program tersebut di Kabupaten Murung Raya,” ujar Rahmanto.

Namun, Rahmanto juga menyampaikan kendala yang dihadapi terkait rencana lokasi percetakan sawah. Salah satu catatan yang perlu mendapat perhatian adalah fakta bahwa sebagian besar wilayah yang direncanakan untuk cetak sawah berada dalam kawasan hutan.

Tahun sebelumnya, program cetak sawah tidak dapat dilaksanakan di Kabupaten Murung Raya karena terkendala dengan status kawasan hutan di area yang direncanakan untuk pengembangan sawah. Menurut Rahmanto, petunjuk pelaksanaan program ini mengharuskan penggunaan lahan di luar kawasan hutan atau yang telah berstatus sebagai Areal Penggunaan Lainnya (HPL).

“Kami berharap agar ada pengecualian bagi daerah yang kawasan hutannya sangat luas, seperti Murung Raya, agar program ketahanan pangan ini dapat dilaksanakan di wilayah kami,” kata Rahmanto.

Pemkab Mura berencana mengirimkan surat kepada Presiden RI melalui Gubernur Kalimantan Tengah, untuk menyampaikan kendala tersebut. Surat ini bertujuan untuk meminta pertimbangan mengenai pengecualian aturan terkait kawasan hutan, sehingga program cetak sawah dapat berjalan sesuai rencana dan mendukung ketahanan pangan daerah.

Seiring dengan upaya pemerintah pusat untuk meningkatkan produksi pangan nasional, Rahmanto berharap dengan adanya solusi terhadap permasalahan kawasan hutan ini, Kabupaten Murung Raya dapat berkontribusi besar dalam menciptakan ketahanan pangan di Kalimantan Tengah. (red)