PROBORNEO – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menaruh perhatian serius pada sektor kesehatan dalam rapat kerja Program 100 Hari Kerja yang dipimpin langsung oleh Bupati H. Shalahuddin. Rapat ini menyoroti berbagai langkah peningkatan layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat kurang mampu.
Dalam rapat, Bupati meminta agar fasilitas kesehatan di puskesmas dan rumah sakit segera ditingkatkan. Pelayanan medis harus menjadi lebih responsif dan cepat, terutama untuk kasus darurat yang membutuhkan penanganan segera.
Selain fasilitas, Pemkab Barut juga membahas program pendampingan pasien. Masyarakat yang membutuhkan rujukan ke rumah sakit rujukan akan mendapatkan bantuan transportasi serta pendamping medis bila diperlukan.
Peningkatan layanan kesehatan juga mencakup penyediaan tenaga kesehatan di daerah terpencil. Bupati meminta distribusi tenaga medis dilakukan secara merata agar tidak terjadi kesenjangan layanan.
Pemkab Barut menegaskan komitmen untuk menyediakan obat-obatan dasar yang memadai. Hal ini untuk mengatasi keluhan masyarakat terkait ketersediaan obat di fasilitas kesehatan.
Selain itu, edukasi kesehatan dan pola hidup bersih di tingkat desa menjadi bagian dari rencana 100 hari. Sosialisasi rutin akan dilakukan untuk menekan angka penyakit menular.
Dengan langkah-langkah tersebut, Pemkab Barito Utara berharap masyarakat dapat merasakan peningkatan kualitas layanan kesehatan dalam waktu dekat. (Red)



