Uncategorized

Marak Penipuan Mengatasnamakan Pejabat, Dinas PUPR Barut Ajak Masyarakat Bijak Bermedsos

835cb8da 1ae5 4567 b784 c6c00a161815

Muara Teweh – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Barito Utara kini tengah meningkatkan kewaspadaan terkait munculnya akun WhatsApp bodong yang mengaku sebagai pimpinan instansi tersebut. Fenomena ini menjadi alarm bagi masyarakat untuk lebih melek terhadap keamanan digital dan tidak gegabah dalam merespons pesan singkat dari nomor asing.

M. Iman Topik, Kepala Dinas PUPR Barito Utara, secara langsung mengimbau publik untuk bersikap skeptis jika menerima pesan yang mengatasnamakan dirinya. Menurutnya, oknum pelaku sering kali menggunakan identitas pejabat untuk memuluskan aksi penipuan demi keuntungan pribadi yang dapat merusak nama baik instansi maupun individu yang bersangkutan.

Masyarakat sangat dilarang untuk melakukan transaksi keuangan dalam bentuk apa pun jika diminta oleh akun palsu tersebut. Iman menegaskan bahwa tidak ada pejabat di lingkungan Dinas PUPR Barito Utara yang dibenarkan meminta uang atau imbalan melalui pesan WhatsApp. Hal ini merupakan indikasi kuat dari sebuah tindak pidana penipuan siber.

Selain menolak berkomunikasi, warga juga diajak untuk aktif melaporkan akun-akun palsu tersebut kepada pihak berwajib atau melalui fitur lapor di aplikasi WhatsApp. Langkah proaktif dari masyarakat sangat membantu dalam menekan angka kejahatan siber yang saat ini semakin marak dengan berbagai modus manipulasi psikologis.

Dinas PUPR juga mengingatkan bahwa transparansi informasi kini telah dipermudah melalui kanal-kanal digital resmi yang telah diverifikasi. Penggunaan media sosial seperti Instagram kini menjadi ujung tombak dalam menyampaikan informasi valid kepada masyarakat. Hal ini dilakukan agar jarak antara pemerintah dan warga tetap terjaga tanpa adanya distorsi informasi dari pihak luar.

Sebagai penutup, pemerintah daerah berharap agar kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk selalu menerapkan prinsip “Saring sebelum Sharing”. Dengan meningkatnya literasi digital di Barito Utara, diharapkan ruang siber di wilayah ini menjadi lebih aman dan terbebas dari oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.