Palangka Raya

Lapas Perempuan Palangka Raya Bagikan Kebutuhan Dasar Sandang dan Hasil Bansos kepada Warga Binaan

img 20261019 wa0001

PROBORNEO — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palangka Raya kembali menunjukkan komitmen pelayanannya dengan membagikan kebutuhan dasar sandang serta menyalurkan bantuan sosial kepada para warga binaan, Senin (19/10/2026).

Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh hak dasar warga binaan terpenuhi dengan baik, khususnya dalam hal kebersihan diri, kelayakan sandang, serta pemeliharaan kesehatan selama menjalani masa pembinaan.

Adapun kebutuhan dasar yang disalurkan meliputi pakaian berupa baju dinas bagi warga binaan, serta bingkisan hasil sinergi dan tali asih dari kunjungan Forum Keluarga Wakil Rakyat (FORGAWARA) Kota Palangka Raya bersama Pimpinan Daerah Perempuan Indonesia Raya (PD PIRA).

Paket bantuan tersebut berisi perlengkapan mandi, pembalut, masker, vitamin, hingga tabung oksigen portabel (Oxycan).

Baca Juga:  Lapas Perempuan Palangka Raya Pastikan Zero Halinar

Selain itu, perhatian khusus juga diberikan kepada kelompok rentan di dalam lapas, yakni warga binaan yang sedang hamil serta para anak bawaan, melalui pembagian tambahan nutrisi berupa susu ibu hamil, susu anak, serta popok bayi.

Penyerahan bantuan sandang dan logistik kesehatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, Hani Anggraeni, bersama jajaran.

“Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen lapas dalam memberikan pelayanan yang layak dan memperhatikan kebutuhan warga binaan secara menyeluruh,” kata Hani Anggraeni.

Ia menegaskan bahwa pemenuhan hak-hak dasar merupakan pilar penting dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang manusiawi serta mendukung kualitas hidup warga binaan.

Baca Juga:  210 Narapidana Lapas Perempuan Palangka Raya Terima Remisi Kemerdekaan

“Pemenuhan kebutuhan dasar ini merupakan bentuk perhatian kami terhadap hak-hak warga binaan. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, menjaga kebersihan diri, serta mendukung kesehatan warga binaan selama menjalani masa pembinaan,” ujarnya.

Melalui kolaborasi bersama berbagai elemen masyarakat ini, Lapas Perempuan Palangka Raya berharap tercipta ekosistem pembinaan yang semakin sehat, kondusif, dan penuh kepedulian.

“Dengan terpenuhinya kebutuhan dasar, diharapkan tercipta lingkungan pembinaan yang sehat, layak, dan kondusif,” pungkas Hani. (red)