Uncategorized

Koperasi Merah Putih Jadi Prioritas 100 Hari Kerja, Pemkab Barito Utara Siapkan Lahan Strategis

12634992 5e54 44cd a5d6 f7b0a5843a0c

Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara tengah bergerak cepat untuk mewujudkan salah satu janji pembangunan melalui program Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih. Proyek ambisius ini merupakan bagian integral dari program kerja 100 hari Bupati H. Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan. Sebagai langkah awal, pemerintah daerah mengikuti koordinasi intensif bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (7/1/2026), guna memastikan kesiapan infrastruktur pendukungnya.

Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menegaskan bahwa kehadiran gerai fisik koperasi ini adalah upaya nyata untuk memperkuat ekosistem ekonomi di tingkat akar rumput. Menurutnya, percepatan pengadaan lahan menjadi kunci agar pembangunan gedung dapat segera dimulai. Koperasi ini diharapkan tidak hanya menjadi unit usaha, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat desa dan kelurahan.

Dalam teknis pelaksanaannya, Kepala Dinas Nakertranskop UKM Barito Utara, M. Mastur, merincikan bahwa setiap gerai koperasi membutuhkan lahan minimal seluas 1.000 meter persegi. Spesifikasi bangunan yang direncanakan sebesar 20 x 30 meter menuntut ketelitian dalam pemilihan lokasi agar aksesibilitas masyarakat tetap terjaga. Standar teknis ini menjadi acuan utama dalam proses pemetaan lahan yang sedang berlangsung.

Guna mempercepat proses pengadaan, Bupati Shalahuddin menginstruksikan agar jajarannya tidak hanya mengandalkan aset pemerintah, tetapi juga menjalin komunikasi dengan sektor swasta. Perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Barito Utara diharapkan dapat berkontribusi melalui mekanisme fasilitasi lahan, sehingga penyebaran koperasi dapat menjangkau wilayah yang lebih luas dan terpencil.

Sinergi antara instansi seperti Dinas Nakertranskop UKM dan BPKA menjadi sangat krusial dalam program ini. Penentuan lokasi harus mempertimbangkan aspek legalitas dan potensi ekonomi warga sekitar. Pemerintah daerah optimis bahwa dengan koordinasi yang solid, target pengadaan lahan ini dapat tercapai sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan oleh pemerintah provinsi.

Melalui program 100 hari ini, Pemkab Barito Utara ingin menunjukkan bahwa keberpihakan pada ekonomi kerakyatan adalah prioritas utama. Dengan berdirinya Koperasi Merah Putih, diharapkan masyarakat memiliki wadah resmi yang kredibel untuk mengembangkan potensi lokal, sekaligus memperpendek rantai distribusi kebutuhan pokok di wilayah pedalaman.