Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terus memperkuat langkah pencegahan konflik sosial di tengah masyarakat. Langkah strategis ini diambil guna memastikan kondisi ketenteraman wilayah tetap terjaga dengan baik.
Upaya ini dilakukan menyusul adanya indikasi peningkatan potensi kerawanan berdasarkan hasil deteksi dini yang dilakukan instansi terkait. Pihak berwenang melihat adanya dinamika sosial yang memerlukan perhatian khusus agar tidak memicu gesekan di lapangan.
Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Barito Utara, Rayadi, menegaskan bahwa langkah antisipatif harus segera dilakukan melalui konsolidasi lintas sektor. Penanganan sejak awal dinilai jauh lebih efektif dibandingkan menyelesaikan masalah yang sudah membesar.
Hal ini penting agar potensi konflik tidak berkembang menjadi gangguan sosial yang lebih luas. Melalui pemetaan yang akurat, Kesbangpol berharap dapat meredam setiap riak kecil yang muncul di lingkungan warga.
“Dari hasil deteksi dini, terdapat indikasi peningkatan potensi kerawanan di masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan konsolidasi dari berbagai pihak, baik pemerintah, aparat keamanan, tokoh masyarakat maupun elemen lainnya untuk melakukan langkah pencegahan sedini mungkin,” ujar Rayadi, Jumat (10/4/2026) di Muara Teweh.
Dengan penguatan deteksi dini dan koordinasi yang berkelanjutan, diharapkan stabilitas sosial di Barito Utara dapat terus terjaga secara konsisten. (dd)



