Muara Teweh – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap inovasi pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Salah satu aspek krusial yang menjadi fokus penilaian tahun 2026 ini adalah keberhasilan daerah dalam mengatasi masalah ketenagakerjaan.
Melalui kepanjangan tangannya, Kemendagri menyaring daerah-daerah yang memiliki performa terbaik dalam memutar roda perekonomian dan menyerap tenaga kerja. Kabupaten Barito Utara pun terpilih sebagai salah satu kandidat kuat penerima penghargaan prestisius tersebut.
Secara spesifik, penghargaan tersebut diberikan dalam kegiatan Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Dimensi Penurunan Tingkat Pengangguran yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri.
Mengingat efisiensi waktu dan jarak, koordinasi penilaian ini dilakukan secara virtual. Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting dan diikuti sejumlah perangkat daerah terkait, seperti Kepala Disnakertranskop UKM, Kepala Bidang Ketenagakerjaan, serta Kepala Bapperida yang didampingi Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan.
Perwakilan Barito Utara sendiri mengikuti jalannya uji petik presentasi ini dari pusat komando daerah. Presentasi digelar pada Rabu (1/4/2026) di Aula Setda Lantai I mulai pukul 08.00 WIB, dengan Bupati Barito Utara H. Shalahuddin diwakili oleh Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan.
Dalam pemaparannya, Felix menyampaikan strategi percepatan penurunan pengangguran yang menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah pusat sendiri mencatat bahwa Kabupaten Barito Utara menjadi salah satu dari empat daerah di Provinsi Kalimantan Tengah yang berhasil masuk nominasi nasional karena dinilai konsisten memperlihatkan tren positif secara inovatif dan berkelanjutan. (dd)



