Kalimantan Tengah

Kanwil Ditjenpas Kalteng Bekali CPNS dengan Tusi, Etika Digital, dan SDM

Gambar Whatsapp 2025 06 20 Pukul 16.45.20 Ed69cf8b

 

PROBORNEO – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Kalimantan Tengah (Kalteng) kembali membekali para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun Anggaran 2024 melalui kegiatan penguatan kapasitas dan karakter pegawai, Kamis (19/6/2025).

Kegiatan tersebut memfokuskan tiga materi penting, yakni Tugas dan Fungsi (Tusi) Pemasyarakatan, Etika bermedia sosial, serta manajemen Sumber Daya Manusia (SDM).

Materi Tusi disampaikan langsung oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Palangka Raya, Yunus Maraden Simangunsong. Ia menekankan pentingnya peran pemasyarakatan yang tak sebatas pengamanan, tapi juga pembinaan dan pemenuhan hak warga binaan.

“Menjadi petugas Pemasyarakatan bukan hanya soal disiplin dan pengamanan, tetapi juga tanggung jawab moral dalam membina manusia agar kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” ujar Kalapas.

Materi etika bermedia sosial turut diberikan oleh tim Humas Kanwil Ditjenpas Kalteng. Pesan utamanya agar CPNS menjaga integritas, citra instansi, serta mematuhi kode etik ASN dalam bersosial media.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Yudo Adi Yuwono, memberikan pemaparan terkait prinsip dasar manajemen SDM di lingkungan Pemasyarakatan.

Materi tersebut bertujuan membekali CPNS tentang sistem pengelolaan pegawai, pola karier, dan pentingnya peran aktif dalam peningkatan kinerja organisasi.

Kepala Kanwil Ditjenpas Kalteng, I Putu Murdiana, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, penguatan materi ini merupakan fondasi penting dalam membentuk ASN profesional, berintegritas, dan adaptif di era digital.

“Materi yang diberikan hari ini merupakan fondasi penting bagi CPNS. Mereka harus memahami secara menyeluruh tugas pemasyarakatan, bijak dalam bersosial media sebagai wajah instansi, serta memiliki pemahaman dasar manajemen SDM sebagai modal dalam meniti karier di lingkungan Pemasyarakatan,” tegas Kakanwil.

Ia berharap CPNS tak hanya andal secara teknis, tetapi juga berkarakter kuat dan loyal terhadap institusi.

 

“ASN Pemasyarakatan harus siap menjadi teladan, baik di dunia kerja maupun di ruang publik, termasuk di media sosial,” tambahnya. (red)