PROBORNEO – Anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah, Edy Saputra, menyerukan penguatan semangat gotong royong dan peran inovasi generasi muda menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Barito Selatan ke-66 yang jatuh pada 21 September 2025.
Politisi muda Fraksi PDI Perjuangan DPRD Barsel itu menegaskan, usia ke-66 tahun harus dimaknai sebagai momentum refleksi untuk mempercepat pembangunan, memperkuat persatuan, serta membuka ruang besar bagi keterlibatan pemuda dalam transformasi daerah.
“HUT daerah bukan sekadar agenda seremonial. Ini pengingat agar kita terus bersatu menjaga warisan pendahulu, sekaligus mendorong anak muda membawa gagasan baru dan inovasi bagi masa depan Barsel,” ujar Edy, Jumat (21/8/2025).
Ia menilai, kolaborasi lintas unsur – mulai dari legislatif, pemerintah desa, tokoh adat, komunitas pemuda, hingga pelaku ekonomi lokal – menjadi fondasi untuk membangun daerah yang lebih mandiri dan berdaya saing.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis sebagai motor kreativitas daerah, khususnya dalam memanfaatkan teknologi dan peluang ekonomi desa.
“Pemuda harus ambil ruang. Punya keberanian berinovasi, berpikir solutif, dan ikut mengawasi pembangunan. Dengan begitu, dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.
Edy meyakini, dengan fondasi gotong royong, pembangunan di Barsel tidak hanya berfokus di kawasan perkotaan, tetapi merata hingga tingkat desa.
“Kita harus melangkah lebih optimis. Gotong royong adalah kekuatan kita sebagai daerah agraris dan berbudaya. Saya yakin Barsel bisa tumbuh jadi daerah penopang ekonomi desa yang kuat dan berkelanjutan,” pungkasnya. (red)



