Pemprov Kalteng

Gubernur Kalteng Gratiskan Paket Pasar Murah di Kapuas Kuala

28

PROBORNEO — Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran bersama Ketua TP PKK Kalteng Aisyah Thisia Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Edy Pratowo, dan jajaran Forkopimda meninjau langsung pelaksanaan pasar murah di Desa Lupak, Kecamatan Kapuas Kuala, Rabu (7/5/2025).

Rombongan tiba menggunakan speedboat dan disambut antusias warga yang memadati lokasi pasar murah.

Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Kalteng menjangkau pelosok desa lewat program prioritas pasar murah yang sudah menyasar ribuan desa.

Plt Kepala Disdagperin Kalteng, Rangga Lesmana, menyebut program ini menargetkan 1.437 desa.

“Tujuannya agar masyarakat merasakan langsung program ketahanan pangan. Ini merupakan bukti bahwa Gubernur sangat menaruh perhatian, ingin memastikan program pasar murah dirasakan dan berdampak langsung bagi masyarakat Kalteng,” tegas Rangga.

Di Kapuas, program tahap pertama telah menyalurkan 25 ribu paket sembako, dan di Kecamatan Kapuas Kuala, sebanyak 1.642 paket disalurkan dalam tahap II.

Paket sembako yang seharga Rp 146.750, disubsidi Rp 131.750, sehingga bisa ditebus masyarakat seharga Rp 15 ribu. Namun, di kesempatan itu Gubernur Agustiar Sabran memutuskan membagikannya secara gratis.

“Alhamdulillah atas keringanan hati Bapak Gubernur, paket senilai Rp 15 ribu tersebut digratiskan,” ucap Rangga yang disambut riuh tepuk tangan warga.

Wagub Edy Pratowo menyatakan bahwa pasar murah ini hanya bagian kecil dari berbagai program pembangunan di Kapuas Kuala.

“Apa yang disampaikan Gubernur adalah yang terbaik diberikan Pemprov sekaligus menyapa masyarakat di Kapuas Kuala ini,” ujar Wagub.

Ia pun mengajak masyarakat untuk menjaga hasil-hasil pembangunan.

“Dukung Bupati, Gubernur dan jajarannya dengan cara menjaga hasil-hasil pembangunan supaya lebih awet dan bermanfaat,” imbuhnya.

Di akhir kegiatan, Gubernur Agustiar Sabran kembali mengingatkan pentingnya persaudaraan dan kebersamaan untuk membangun Kalimantan Tengah yang lebih baik. (red)