Pemprov Kalteng

Gubernur Agustiar Sabran Resmikan Jalan Salib dan Dorong Toleransi Umat Beragama

560301462 122251155092189312 1921207214411309066 N

PROBORNEO – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menghadiri peresmian Jalan Salib di Catholic Center sekaligus membuka Rapat Kerja Tahunan Keuskupan Palangka Raya, yang digelar di Jalan D.A. Tawa No. X, Palangka Raya, Selasa (14/10/2025).

Acara tersebut menjadi momentum penting bagi umat Katolik di Kalimantan Tengah, tidak hanya sebagai bentuk perayaan iman, tetapi juga wujud kebersamaan lintas umat dalam menjaga semangat toleransi di Bumi Tambun Bungai.

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada pihak Keuskupan, panitia, masyarakat, serta para donatur yang telah bekerja keras dan bergotong royong mewujudkan berdirinya Jalan Salib tersebut.

“Peresmian bangunan ini bukan hanya sekadar simbol fisik keagamaan, tetapi juga melambangkan semangat iman, pengorbanan, dan kasih,” ujar Gubernur Agustiar.

Jalan Salib di Catholic Center ini terdiri dari 14 perhentian yang menggambarkan perjalanan Yesus Kristus mulai dari dijatuhi hukuman mati, memanggul salib, hingga wafat dan dimakamkan.

Visualisasi ini menjadi sarana perenungan bagi umat Katolik untuk menghayati kembali makna pengorbanan dan kasih Sang Juru Selamat.

Selain itu, Catholic Center Palangka Raya juga dikembangkan sebagai tempat wisata rohani dan edukatif dengan berbagai fasilitas seperti Gua Maria, tempat ibadah, serta area kebun dan peternakan yang berpadu dengan alam.

Uskup Keuskupan Palangka Raya, Mgr. Aloysius M. Sutrisnaatmaka, dalam laporannya menjelaskan bahwa tempat ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat spiritual, tetapi juga memiliki nilai wisata budaya dan ekowisata.

“Tempat ini dibangun dengan harmoni alam, termasuk kebun, peternakan, sekolah dengan konsep alam, serta proyek-proyek yang dirancang untuk keberlanjutan lingkungan,” jelasnya.

Gubernur Agustiar juga menegaskan pentingnya menjaga semangat toleransi antarumat beragama sebagai bagian dari nilai luhur masyarakat Kalimantan Tengah.

“Dengan semangat toleransi dan selalu menjunjung Falsafah Huma Betang dan Belom Bahadat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia, kita dapat membangun Bumi Tambun Bungai yang damai, rukun, dan sejahtera,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur juga membuka Rapat Kerja Tahunan Keuskupan Palangka Raya. Ia menilai kegiatan ini memiliki arti strategis dalam memperkuat pelayanan umat dan menyusun arah kerja ke depan.

“Saya berharap Raker ini dapat menghasilkan program yang konkret, terukur, dan menyentuh langsung kebutuhan umat, serta mampu mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang sejahtera dan harmonis,” pungkas Gubernur Agustiar Sabran. (red)