Muara Teweh – Misi besar mencari tim pengibar bendera pusaka yang tangguh untuk upacara kemerdekaan tingkat kabupaten mulai memasuki babak krusial. Agenda ini diwujudkan melalui pelaksanaan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) dan Tes Intelegensia Umum (TIU) Paskibraka 2026 di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Sabtu (4/4/2026).
Langkah awal ini sangat menentukan sukses atau tidaknya upacara sakral kenegaraan yang akan digelar beberapa bulan ke depan. Oleh sebab itu, standar kelulusan yang diterapkan oleh panitia diatur sangat tinggi.
Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting dalam proses penjaringan calon anggota Paskibraka terbaik di tingkat kabupaten. Pelaksanaan seleksi dilakukan secara tertutup dengan pengawasan ketat dari berbagai pihak.
Kepala Badan Kesbangpol Barito Utara Rayadi melalui Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa Sumadi Kamarol menegaskan pentingnya seleksi ini demi marwah daerah.
“Seleksi TWK dan TIU ini tidak hanya menguji pengetahuan dan kecerdasan peserta, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter kebangsaan. Kami berharap peserta yang lolos benar-benar memiliki integritas, wawasan kebangsaan, serta kemampuan intelektual yang baik,” ujarnya menatap masa depan pembentukan tim.
Untuk formasi barisan, proporsi jumlah peserta pria dan wanita terus dipantau. Sebanyak 91 peserta mengikuti seleksi TWK yang terdiri dari 50 peserta pria dan 41 peserta wanita, dari total awal 129 peserta yang terdaftar.
Mereka memeras otak demi impian besar menjadi pasukan pengibar. Peserta mengerjakan 20 soal dalam waktu 60 menit dengan pengawasan dari TNI, Polri, Kesbangpol, tenaga kesehatan, serta purna paskibraka. Seleksi ini menjadi bagian penting dalam menjaring generasi muda yang siap menjalankan tugas sebagai pengibar bendera pada momentum kenegaraan. (dd)



