Pemkab Barito Utara

Bupati Shalahuddin: TSLP Adalah Kunci Pembangunan Sosial Berkelanjutan

Whatsapp Image 2025 11 23 At 20.28.23

PROBORNEO — Pemerintah Kabupaten Barito Utara kembali menegaskan pentingnya Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TSLP) sebagai instrumen pembangunan daerah. Hal ini diuraikan dalam Rapat Koordinasi TSLP dan Optimalisasi PAD yang digelar di Balai Antang dan dihadiri berbagai unsur strategis.

Dalam sambutannya, Bupati H. Shalahuddin menyebut bahwa TSLP merupakan bentuk nyata kepedulian dunia usaha terhadap lingkungan sosial. CSR bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi bagian dari strategi menjaga keseimbilan antara profit dan keberlanjutan wilayah.

Lebih jauh, ia mengakui bahwa implementasi TSLP masih menghadapi berbagai kendala, mulai dari ketidakselarasan program hingga pelaporan yang belum seragam. Karena itu, diperlukan tata kelola yang lebih baik agar setiap program dapat benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat.

Program CSR yang sinergis dinilai sangat penting untuk mendukung visi pembangunan Barito Utara 2025–2030. CSR yang tidak terarah, menurut Shalahuddin, berpotensi tidak memberi manfaat optimal. Oleh karena itu, pemerintah menekankan pentingnya penyelarasan dengan RPJMD dan Musrenbang.

Pemkab berkomitmen membentuk dan mengaktifkan Forum TSLP sebagai wadah koordinasi. Forum ini akan melibatkan unsur pemerintah, legislatif, yudikatif, perusahaan, akademisi, hingga media. Dengan forum ini, pengawasan dan evaluasi program CSR dapat berjalan lebih transparan.

Selain TSLP, rapat juga menggarisbawahi urgensi penguatan PAD. Bupati menilai bahwa PAD yang kuat akan meningkatkan kemandirian fiskal serta memberi ruang lebih luas bagi pemerintah dalam merancang program pembangunan.

Untuk mencapai hal itu, pemerintah akan mendorong digitalisasi pajak, perbaikan data objek pajak, dan peningkatan kesadaran wajib pajak. Selain memberikan kepastian layanan kepada masyarakat, digitalisasi juga diyakini mampu menekan kebocoran pendapatan daerah.

Shalahuddin menutup rapat dengan mengajak seluruh peserta menguatkan kolaborasi. Menurutnya, hanya dengan sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, Barito Utara dapat berkembang secara pesat dan berkeadilan. (Red)