Palangka Raya

Bawaslu Palangka Raya Perkuat Sinergi Kelembagaan untuk Awasi Pemilu

Img 20250819 Wa0022

 

 

PROBORNEO – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Palangka Raya menggelar kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu bersama Mitra Kerja di Hotel Aquarius Palangka Raya, Selasa (19/8/2025).

Ketua Panitia yang juga Koordinator Bidang Kesekretariatan Bawaslu Kota Palangka Raya, Aprillinne Windae, menyampaikan kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kapabilitas kelembagaan, memperkuat sinergi dengan mitra kerja, serta mendorong kolaborasi efektif bersama pemangku kepentingan.

“Dengan kegiatan ini diharapkan lahirnya rumusan strategis yang responsif mengenai tantangan pemilihan umum ke depan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Palangka Raya, Endrawati, menekankan kegiatan ini juga menjadi wadah menghimpun aspirasi masyarakat dan mitra kerja.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menghimpun aspirasi terkait dengan penguatan kelembagaan Bawaslu itu sendiri, agar di masa yang akan datang Bawaslu tetap menjadi lembaga yang terpercaya dalam mengawal pesta demokrasi di Indonesia khususnya di Kota Palangka Raya,” ujarnya.

Endrawati menambahkan, Bawaslu berharap terus dapat bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Komisi II DPR RI, untuk memperkuat peran pengawasan, pencegahan, dan penindakan pelanggaran pemilu.

“Mudah-mudahan tetap bisa bersinergi, tetap berkolaborasi, dan tetap bisa membuat lembaga Bawaslu tetap ada di Indonesia untuk melaksanakan tugas-tugas pengawasan, pencegahan dan penindakan pelanggaran di Kota Palangka Raya,” tambahnya.

Dukungan pemerintah daerah juga ditegaskan Wali Kota Palangka Raya melalui Plt Asisten Pemerintahan dan Kesra, Gloriana.

“Pemerintah kota Palangka Raya sesuai dengan komitmen ya tetap mendukung Bawaslu ini dalam segala hal apapun bahkan untuk tanah, untuk pembangunan gedung pun kita siapkan,” ucapnya.

Ia menegaskan pentingnya keberadaan Bawaslu dalam menjaga kualitas demokrasi.

“Jadi Bawaslu ini memang sangat penting dalam hal kegiatan yang berhubungan dengan pemilihan umum yang jujur, adil, dan demokratis. Jadi penguatan-penguatan seperti ini memang wajib dilakukan,” imbuhnya. (red)