Kalimantan Tengah

Lapas Perempuan Palangka Raya Gelar Razia Blok Hunian dan Tes Urine Bagi Pegawai serta WBP

Img 20251112 Wa0060

 

PROBORNEO – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Palangka Raya kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari peredaran narkoba.

Pihak Lapas menggelar razia di blok hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) serta melaksanakan tes urine serentak bagi pegawai dan WBP, Rabu (12/11/2025).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Perempuan Palangka Raya, Hani Anggraeni, dan melibatkan seluruh jajaran Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya.

Razia dilakukan dengan menyasar blok-blok hunian WBP. Petugas dengan teliti menggeledah setiap kamar untuk mencari barang-barang terlarang yang dapat memicu gangguan keamanan.

“Razia ini adalah bagian dari deteksi dini dan langkah preventif kami untuk memastikan Lapas steril dari barang-barang terlarang,” ujar Hani Anggraeni.

Dari hasil razia blok hunian, petugas tidak menemukan barang-barang terlarang yang berpotensi membahayakan keamanan.

Petugas hanya mengamankan beberapa barang yang tidak seharusnya berada di kamar hunian seperti cermin, untuk kemudian didata dan dimusnahkan.

Tak hanya razia blok, wujud nyata komitmen kami juga lakukan tes urine yang dilakukan secara acak untuk pegawai di Lapas Perempuan Palangka Raya.

Tidak hanya WBP yang menjadi sasaran, seluruh pegawai Lapas tanpa terkecuali juga diwajibkan mengikuti tes urine.

“Ini adalah bentuk komitmen dan integritas kami.” tegas Hani Anggraeni.

Proses pengambilan sampel urine dilakukan di bawah pengawasan ketat langsung oleh kalapas dan petugas kesehatan. Dari total sampel urine yang diuji, seluruh hasilnya dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika.

Kalapas menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan program prioritas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) untuk mewujudkan Zero Halinar (Nihil Handphone, Pungli, dan Narkoba) di seluruh UPT Pemasyarakatan.

“Kami tidak akan berhenti di sini dan akan terus melakukan langkah-langkah progresif untuk menjaga Lapas Perempuan Palangka Raya tetap kondusif dan bersih dari narkoba,” tutupnya. (red)