Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Tekankan Pentingnya Manajemen Kehidupan Pasca Pensiun dalam Pelatihan Persiapan Purna Tugas ASN 2025

Picture41

PROBORNEO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) menggelar Pelatihan Persiapan Purna Tugas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Angkatan I dan II Tahun 2025, Senin (8/9/2025), bertempat di Aula BPSDM Provinsi Kalteng.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Plt. Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Leonard S. Ampung, yang hadir mewakili Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran.

Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Leonard, disampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari manajemen sumber daya aparatur yang berorientasi pada kesejahteraan ASN tidak hanya saat aktif bekerja, tetapi juga setelah memasuki masa purnatugas.

“Masa pensiun bukanlah akhir pengabdian, melainkan awal dari peran baru sebagai teladan di lingkungan masyarakat. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memperhatikan tidak hanya kinerja ASN selama aktif, tetapi juga kesejahteraan mereka setelah pensiun,” ujar Leonard membacakan sambutan Gubernur.

Leonard menambahkan bahwa masa purnatugas merupakan momentum penting bagi ASN untuk memanajemen diri setelah sekian lama mengelola pekerjaan kantor.

“Pensiun bukan akhir perjalanan seorang ASN, tetapi awal untuk mengatur waktu, kesehatan, dan aktivitas secara mandiri agar tetap produktif dan bahagia,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi Kalteng, Nunu Andriani, dalam laporannya menjelaskan bahwa pelatihan berlangsung selama empat hari, 8–11 September 2025, dengan metode ceramah interaktif, diskusi, role play, dan praktik langsung. Sebanyak 60 ASN yang akan memasuki masa pensiun dalam 1–2 tahun ke depan menjadi peserta, dibagi ke dalam dua kelas.

“Pelatihan ini dirancang untuk membantu ASN menghadapi masa transisi purnatugas dengan baik, tidak hanya dari sisi psikologis, tetapi juga sosial dan ekonomi. Kami ingin para peserta tetap produktif, sejahtera, dan menjadi teladan di masyarakat,” jelas Nunu.

Ia menambahkan, pelatihan menghadirkan narasumber dari berbagai bidang, antara lain widyaiswara, praktisi kewirausahaan, psikolog, serta pejabat senior yang telah sukses menjalani masa pensiun produktif.

“Harapannya, peserta mendapatkan inspirasi nyata, bukan sekadar teori,” ungkapnya.

Melalui pelatihan ini, Pemprov Kalteng berharap para ASN yang akan memasuki masa pensiun mampu menapaki babak baru kehidupan dengan penuh makna, tetap berkarya, serta terus berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah. (red)