Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Matangkan Persiapan National Halal Fair 2025

Gambar Whatsapp 2025 02 28 Pukul 15.53.15 65fbe5a7

PROBORNEO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus mematangkan persiapan untuk National Halal Fair 2025, yang akan digelar selama 20 hari di bulan Ramadhan.

Acara ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya produk halal serta memperkuat ekosistem ekonomi berbasis syariah.

Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng, Katma F. Dirun, memimpin rapat koordinasi di Ruang Rapat Bajakah, Kantor Gubernur Kalteng, Jumat (28/2/2025).

Dalam pertemuan ini, ia menegaskan bahwa National Halal Fair bukan sekadar ajang promosi, tetapi juga sarana edukasi dan layanan bagi masyarakat.

“Kegiatan ini pada dasarnya dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagaimana kita menggiatkan atau memasyarakatkan produk-produk halal ataupun memenuhi hukum syariat sesuai dengan hukum Islam,” ujar Katma.

Baca Juga:  Dukung Program Pusat, Kalteng Sambut Pembangunan SPPG dan Gudang Pangan Polri

Plh. Kepala Biro Ekonomi Setda Provinsi Kalteng, Fanny Kartika Octavianti, menjelaskan bahwa acara ini akan berlangsung di kawasan Jalan Brigjen Katamso, Palangka Raya, dan menghadirkan beragam kegiatan menarik, mulai dari bazar kuliner halal UMKM, pameran fesyen muslim, hingga layanan edukasi sertifikasi halal.

“Akan ada edukasi pelayanan kurs pembuatan QRIS, edukasi melek digital, serta hiburan dan berbagai lomba. Selain itu, kami juga menyiapkan pasar murah atau pasar menyeimbang untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” jelas Fanny.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Kalteng, Adiah Chandra Sari, menambahkan bahwa National Halal Fair akan dikemas dalam rangkaian acara yang menarik, termasuk opening ceremony, bazar Ramadhan, pasar takjil, perlombaan, hingga closing ceremony yang meriah.

Baca Juga:  Gubernur Kalteng Tinjau Arus Mudik di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya

“Secara keseluruhan, acara ini dirancang untuk mendukung ekosistem halal di Kalteng, baik dari sektor ekonomi, budaya, maupun pariwisata. Diharapkan National Halal Fair dapat menjadi agenda tahunan yang semakin besar di tahun-tahun mendatang,” kata Adiah.

Selain menyusun konsep acara, rapat ini juga membahas peran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang akan terlibat dalam penyelenggaraan.

Pemprov Kalteng berkomitmen menjadikan National Halal Fair sebagai ajang edukasi, promosi, dan pengembangan industri halal yang bermanfaat bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. (red)