Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Luncurkan Program Pendidikan 2026, Gandeng 36 Kampus

07032026111617 0

 

PROBORNEO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) meluncurkan sejumlah program strategis di sektor pendidikan tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Peluncuran program dilakukan oleh Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, didampingi Wakil Gubernur Edy Pratowo di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur setempat, Palangka Raya, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Fauzan, serta Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas, Pungkas Bahjuri Ali.

Acara juga diikuti secara hybrid oleh sekitar 90 ribu siswa SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKH) se-Kalimantan Tengah serta perwakilan perguruan tinggi dari berbagai daerah.

Baca Juga:  Gubernur Kalteng Komitmen Wujudkan Sekolah dan Kuliah Gratis untuk Generasi Muda

Sejumlah program yang diluncurkan meliputi Program D1 Vokasi Pertanian Akademi Komunitas yang bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya, bantuan seragam sekolah bagi lebih dari 60 ribu siswa SMA, SMK, dan SKH se-Kalimantan Tengah, peluncuran serta penyerahan Surat Keputusan Program Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (PPDS Obgin) di Universitas Palangka Raya.

Kemudian juga, penandatanganan kesepakatan bersama pengembangan dan pemberdayaan sumber daya manusia antara Pemprov Kalteng dengan 36 perguruan tinggi negeri maupun swasta melalui program kuliah gratis.

Kerja sama dengan puluhan perguruan tinggi tersebut diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan dunia akademik dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Baca Juga:  Pemprov Kalteng Bentuk Satgas Premanisme dan Ormas Bermasalah

Selain itu, program tersebut juga membuka peluang yang lebih luas bagi generasi muda Kalimantan Tengah untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Dalam sambutannya, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa program strategis di sektor pendidikan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh putra-putri Kalteng memperoleh akses pendidikan yang layak dan berkualitas.

“‎Kami tidak ingin melihat ada putra-putri Kalimantan Tengah yang tidak bisa sekolah, tidak bisa kuliah, tidak bisa berobat, tidak bisa makan,” tegas Gubernur.

Ia menambahkan, bahwa meskipun pemerintah tengah menghadapi tantangan efisiensi anggaran, sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama dalam pembangunan daerah.

Menurutnya, pendidikan memiliki peran penting dalam memutus mata rantai kemiskinan, kebodohan, serta keterisolasian di berbagai wilayah Kalimantan Tengah.

Baca Juga:  Gubernur Kalteng Sambangi SMA di Gunung Mas, Serap Aspirasi dan Bagikan Sembako

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga berharap dukungan dari pemerintah pusat, khususnya dari kementerian terkait dan Bappenas, agar berbagai program pengembangan pendidikan di Kalimantan Tengah dapat terus berjalan dan berkembang pada masa mendatang. (red)