Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Luncurkan Aplikasi Samsat Huma Betang, Pelayanan Pajak Kini Semakin Mudah

Img 20251024 Wa0034

 

 

PROBORNEO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus memperkuat transformasi digital di sektor layanan publik.

Langkah terbaru diwujudkan melalui peluncuran Aplikasi Samsat Huma Betang, yang resmi diperkenalkan bertepatan dengan gelaran Borneo Decafest 2025, Jumat (24/10/2025).

Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran mengatakan, kehadiran aplikasi ini menjadi bukti komitmen Pemprov dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, modern, dan transparan.

“Aplikasi Huma Betang, sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Sebuah inovasi digital dalam mendukung digitalisasi layanan publik, yang disediakan oleh Pemerintah Daerah melalui Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah,” ujar Gubernur Agustiar Sabran.

Ia menjelaskan, aplikasi ini dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) secara daring, tanpa harus datang ke kantor Samsat.

“Aplikasi ini dirancang, untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor secara online, sehingga prosesnya menjadi lebih cepat, transparan, dan efisien,” jelasnya.

Gubernur berharap, inovasi digital ini tidak hanya mempermudah masyarakat, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kepatuhan pajak dan pendapatan asli daerah (PAD).

“Saya berharap, kehadiran aplikasi ini dapat meningkatkan kepatuhan pajak, sehingga PAD meningkat. Oleh karena itu, saya ucapkan terima kasih atas kerja nyata Bapenda, Polda Kalteng, Jasa Raharja, Bank Kalteng dan tentunya Bank Indonesia yang telah berkolaborasi dalam persiapan peluncuran Aplikasi Huma Betang ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalteng, Anang Dirjo, menuturkan bahwa Aplikasi Samsat Huma Betang menjadi terobosan penting dalam memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat.

“Aplikasi Samsat Huma Betang adalah aplikasi pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) secara elektronik melalui HP dan tanda tangan serta cap sudah melalui barcode sehingga masyarakat bisa bayar di mana saja asalkan ada HP,” terang Anang.

Menurutnya, digitalisasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan yang efisien, transparan, dan berorientasi pada kemudahan layanan publik.

Dengan hadirnya Aplikasi Samsat Huma Betang, masyarakat Kalteng kini dapat membayar pajak kendaraan bermotor cukup lewat genggaman tangan, tanpa antre dan tanpa batasan waktu.

Langkah ini diharapkan menjadi tonggak penting menuju transformasi digital daerah yang lebih inklusif dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat modern. (red)