PROBORNEO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menegaskan komitmennya dalam mendorong pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan Pesona Tambun Bungai (PTB) 2026 yang digelar di Atrium Duta Mall Palangka Raya, Jumat (29/5/2026).
Kegiatan yang dibuka oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, mewakili Gubernur Kalteng Agustiar Sabran tersebut menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, lembaga keuangan, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dalam memperkuat perekonomian daerah.
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Pj Sekda, Pemprov Kalteng memberikan apresiasi kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalteng yang selama ini konsisten bersinergi dalam mendukung pengembangan UMKM, perluasan akses pasar, digitalisasi transaksi, dan penguatan ekonomi daerah.
Linae menegaskan, UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan roda perekonomian daerah sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
“Oleh karena itu, UMKM harus terus didorong agar semakin naik kelas, inovatif, mampu memanfaatkan teknologi digital, serta dapat memperluas akses pasar dan pembiayaan,” ujarnya.
Mengusung tema “Sinergi dan Kolaborasi dalam Mewujudkan Pertumbuhan Ekonomi Daerah yang Inklusif dan Berkelanjutan”, kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana memperkenalkan produk unggulan Kalimantan Tengah sekaligus memperluas jejaring usaha pelaku UMKM.
Pelaksanaan PTB 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap berbagai produk unggulan daerah, mulai dari wastra, kerajinan, kuliner, hingga produk kreatif lainnya dapat semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Selain mendukung penguatan ekonomi daerah, kegiatan ini juga sejalan dengan program nasional melalui Gerakan Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indonesia (BBWI).
Pemprov Kalteng juga mendorong pelaku UMKM untuk mengambil peran dalam pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai salah satu motor penggerak ekonomi masyarakat di wilayah pedesaan maupun perkotaan.
“Hal ini diharapkan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat dan ekonomi daerah menuju Kalimantan Tengah yang semakin Berkah, Maju, dan Sejahtera dalam menyambut Indonesia Emas 2045,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Linae berharap Pesona Tambun Bungai 2026 dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi pelaku UMKM serta masyarakat Kalimantan Tengah.
Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalteng, Yuliansah Andrias, menjelaskan PTB 2026 yang berlangsung pada 29–31 Mei menjadi ajang promosi produk unggulan daerah sekaligus sarana memperluas akses pasar dan mendorong digitalisasi ekonomi masyarakat.
Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai produk UMKM unggulan dari sektor kriya, wastra, kuliner, hingga kopi, serta dirangkai dengan berbagai program peningkatan kapasitas pelaku usaha agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. (red)



