PROBORNEO – Perkumpulan Pemuda Nusantara mengajak seluruh masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya di Kabupaten Katingan, untuk tetap menjaga persatuan, tidak mudah terprovokasi, dan mendukung aparat kepolisian dalam upaya pemberantasan peredaran narkotika.
Seruan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Perkumpulan Pemuda Nusantara, Mika Pebriana, menyikapi operasi penindakan narkoba yang dilakukan aparat kepolisian di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan, Sabtu (4/7/2026).
Mika mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar, terutama yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Sasaran utama kita bersama adalah menjaga stabilitas sosial dan memperkuat solidaritas antarwarga,” katanya.
Menurutnya, pemberantasan narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Ia menilai peredaran narkotika menjadi ancaman serius bagi keselamatan masyarakat dan masa depan generasi muda di Kalimantan Tengah.
Mika juga memberikan apresiasi kepada jajaran kepolisian yang terus berupaya memberantas jaringan narkotika, termasuk kepada personel yang gugur saat menjalankan tugas.
“Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada aparat kepolisian yang telah menunjukkan dedikasi dan keberanian luar biasa, terutama kepada Aipda Anumerta Yudhie Perdana Putra, S.Sos., M.A.P., Kanit 3 Satresnarkoba, yang dengan gagah berani menjalankan tugas hingga akhirnya gugur dalam insiden yang terjadi saat operasi tersebut,” jelasnya.
Ia menyebut pengorbanan almarhum menjadi pengingat besarnya risiko yang dihadapi aparat penegak hukum dalam menjalankan tugas negara.
“Kami juga menyampaikan doa dan simpati mendalam kepada keluarga almarhum, semoga mendapatkan ketabahan dan kekuatan di tengah duka yang mendalam,” imbuhnya.
Selain menyampaikan belasungkawa, Perkumpulan Pemuda Nusantara juga mendukung penuh proses pencarian terhadap personel kepolisian yang dilaporkan hilang dalam rangkaian operasi tersebut.
“Kami mendukung penuh upaya pencarian yang dilakukan oleh Bareskrim Mabes Polri dan Polda Kalimantan Tengah untuk memastikan keselamatan dan kembalinya personel yang hilang,” ujarnya.
Lebih lanjut, Mika mengajak masyarakat berperan aktif dalam memerangi peredaran narkoba dengan tidak memberikan ruang bagi penyebaran informasi yang dapat memicu keresahan serta melaporkan aktivitas mencurigakan kepada aparat kepolisian.
Ia menilai sinergi antara masyarakat dan aparat menjadi faktor penting dalam mendukung penegakan hukum yang efektif, transparan, dan berkeadilan.
Menurutnya, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat harus tetap dijaga sebagai fondasi pembangunan daerah.
“Kami menghimbau seluruh masyarakat untuk tetap menghormati proses hukum yang berjalan dan mempercayakan penanganan kasus ini pada institusi penegak hukum sesuai dengan peraturan yang berlaku,” katanya.
Ia optimistis, melalui dukungan seluruh elemen masyarakat, Kalimantan Tengah dapat terbebas dari ancaman narkoba.
“Dengan komitmen bersama, kami yakin Kalimantan Tengah dapat terbebas dari ancaman narkoba, menjaga generasi muda agar tumbuh sehat dan produktif, serta menciptakan lingkungan hidup yang aman dan damai,” pungkasnya. (red)



