HeadlinePemprov Kalteng

Masjid Al Qadar Jadi Simbol Persatuan dan Pembinaan Umat di Kalteng

Img 20251031 Wa0028

 

 

PROBORNEO – Peresmian Masjid Al Qadar di kawasan Jalan Bersama, Kelurahan Sabaru, Kecamatan Sabangau, Palangka Raya, Jumat (31/10/2025), menjadi momentum penting bagi masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng).

Tidak hanya sebagai tempat ibadah, masjid yang berdiri megah di kawasan pinggiran kota itu diharapkan menjadi pusat kebersamaan, pembinaan umat, serta kegiatan sosial dan ekonomi masyarakat.

Peresmian masjid ini dihadiri oleh Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran, Wakil Gubernur H. Edy Pratowo, dan Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari yang sekaligus menjadi pembina Masjid Al Qadar.

Turut hadir pula jajaran Forkopimda Kalteng, antara lain Kapolda Irjen Pol Iwan Kurniawan, Wakapolda Brigjen Pol Rakhmad Setyadi, Pangdam XII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Plt. Sekretaris Daerah Leonard S. Ampung, serta Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur H. Edy Pratowo menegaskan bahwa keberadaan masjid harus dimaknai lebih dari sekadar bangunan megah.

Ia menyebut, masjid merupakan simbol kekuatan iman, semangat kebersamaan, serta wadah pembinaan umat yang berkelanjutan.

“Ini bukan sekadar berdirinya sebuah bangunan megah, tetapi merupakan wujud nyata dari kekuatan iman dan kebersamaan umat. Masjid ini, insya Allah, akan menjadi pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan pembinaan umat,” ujar Edy dalam sambutannya mewakili Gubernur Kalteng.

Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memakmurkan masjid melalui berbagai kegiatan positif yang melibatkan masyarakat lintas usia.

Menurutnya, peran masjid di era modern tidak hanya terbatas pada kegiatan ibadah, tetapi juga berfungsi sebagai pusat pemberdayaan generasi muda dan penguatan karakter umat.

Wagub Edy juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, yang berperan penting dalam proses pembangunan Masjid Al Qadar.

“Izinkan saya menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, donatur, dan masyarakat yang telah berpartisipasi dalam pembangunan masjid ini, khususnya kepada Bapak Muhammad Qodari, selaku pembina Masjid Al Qadar,” ucapnya.

Lebih jauh, Edy menegaskan bahwa kehadiran Masjid Al Qadar diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan umat yang terbuka, damai, dan membawa kesejukan di tengah kehidupan sosial yang majemuk di Kalimantan Tengah.

“Masjid Al-Qadar ini membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat, menjadi tempat tumbuhnya generasi Qurani, dan menjadi simbol kesejukan, kedamaian, serta persatuan umat Islam di Kalimantan Tengah,” tutupnya.

Masjid Al Qadar kini menjadi salah satu ikon baru kehidupan religius di Kota Palangka Raya.

Pemerintah Provinsi Kalteng berkomitmen untuk terus mendorong keberadaan rumah ibadah yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat spiritual, tetapi juga menjadi pusat pembinaan sosial dan penguatan karakter umat di seluruh wilayah provinsi tersebut. (red)