PROBORNEO – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah (Kalteng), I Putu Murdiana, memimpin Apel Siaga Pengamanan guna memperkuat kesiapsiagaan menghadapi libur nasional Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri.
Kegiatan apel siaga tersebut dilaksanakan di Aula Tjilik Riwut Kantor Wilayah Ditjenpas setempat, dan diikuti jajaran kantor wilayah secara langsung, Selasa (17/3/2026).
Sementara itu, seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) pemasyarakatan beserta jajaran di wilayah Kalteng mengikuti kegiatan secara virtual dari satuan kerja masing-masing.
Dalam arahannya, I Putu Murdiana menegaskan bahwa, pelaksanaan apel siaga merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, khususnya di tengah meningkatnya aktivitas selama periode libur nasional.
Ia menyebutkan, momentum bulan suci Ramadan yang beriringan dengan perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri memiliki potensi kerawanan yang perlu diantisipasi secara serius oleh seluruh jajaran pemasyarakatan.
“Apel siaga ini merupakan langkah nyata dalam memastikan seluruh jajaran siap menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban selama periode libur nasional,” tegas I Putu Murdiana.
Ia menginstruksikan seluruh petugas untuk meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan di berbagai titik pengamanan, mulai dari blok hunian, area steril, hingga lokasi-lokasi yang dinilai rawan.
“Seluruh petugas harus meningkatkan kewaspadaan, lakukan pengawasan secara maksimal, dan pastikan tidak ada celah yang dapat dimanfaatkan untuk tindakan yang mengganggu keamanan,” lanjutnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya optimalisasi tugas regu pengamanan melalui patroli rutin, kontrol keliling, serta pengecekan sarana dan prasarana keamanan secara berkala guna memastikan sistem pengamanan berjalan dengan baik.
Penguatan koordinasi dan komunikasi, baik secara internal maupun dengan aparat penegak hukum serta instansi terkait, juga menjadi perhatian utama dalam menghadapi potensi gangguan keamanan selama masa libur.
Seluruh Kepala UPT pemasyarakatan juga diminta untuk tetap siaga selama periode libur guna memastikan respons cepat terhadap setiap situasi darurat yang mungkin terjadi.
“Jaga integritas dan profesionalitas dalam bertugas. Hindari segala bentuk penyimpangan, pungutan liar, maupun tindakan yang dapat mencederai marwah institusi pemasyarakatan. Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkas I Putu Murdiana. (red)



