Kalimantan Tengah

Kakanwil Ditjenpas Kalteng Bekali 91 CPNS Soal Paradigma Baru Pemasyarakatan

Img 20250604 Wa0048

 

 

 

PROBORNEO – Sebanyak 91 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2024 di lingkungan Kanwil Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Kalimantan Tengah (Kalteng) engikuti pembekalan khusus dari Kepala Kanwil Ditjenpas Kalteng, I Putu Murdiana, Rabu (4/6/2025).

Kegiatan ini digelar untuk memperkuat pemahaman para CPNS terkait tugas pemasyarakatan serta Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, yang menjadi dasar hukum penting dalam sistem peradilan pidana di Indonesia.

Dalam arahannya, I Putu Murdiana menegaskan bahwa tugas pemasyarakatan bukan hanya soal keamanan, tetapi juga soal pembinaan dan pemberdayaan warga binaan.

Ia menekankan pentingnya peran pemasyarakatan dalam menciptakan sistem pemidanaan yang lebih manusiawi dan berorientasi pada reintegrasi sosial.

“Sebagai insan pengayoman, para CPNS harus memahami bahwa pemasyarakatan bukan hanya soal pengamanan, tetapi juga pembinaan dan pemberdayaan. Kita sedang membangun paradigma baru pemidanaan yang menempatkan warga binaan sebagai manusia yang berhak untuk berubah,” ujarnya.

Selain itu, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Yudo Adi Yuwono, turut memberikan materi seputar tugas, fungsi, dan struktur organisasi pemasyarakatan.

Ia menjelaskan mekanisme kerja di lingkungan pemasyarakatan serta peran penting petugas dalam menjaga keamanan sekaligus membina warga binaan agar siap kembali ke masyarakat.

I Putu Murdiana juga mengingatkan seluruh CPNS untuk selalu menjunjung integritas, profesionalitas, dan semangat pengabdian, khususnya di tengah tantangan pemasyarakatan yang terus berkembang.

“Kalian adalah generasi penerus. Tunjukkan dedikasi, jaga profesionalitas, dan jadilah agen perubahan dalam reformasi birokrasi pemasyarakatan. Dengan adanya pembekalan ini, diharapkan para CPNS memiliki pondasi kuat dalam memahami filosofi dan operasional pemasyarakatan serta mampu menerapkannya secara profesional dalam pelaksanaan tugas ke depan,” pungkasnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi para CPNS untuk memahami tugas kemanusiaan dalam pemasyarakatan, sekaligus menanamkan nilai-nilai pengabdian sejak dini. (red)