DPRD Barito Selatan

Investor di Barsel Diminta Terbuka dengan Masyarakat, DPRD Tekankan Sosialisasi Amdal

Picture8

PROBORNEO – DPRD Kabupaten Barito Selatan menekankan agar setiap investor yang masuk dan beroperasi di wilayah tersebut mengedepankan keterbukaan, terutama berkaitan dengan dampak lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar area operasional.

Anggota DPRD Barsel Ani Mahrita menyampaikan bahwa perusahaan wajib melakukan sosialisasi dan memaparkan dokumen Amdal secara langsung kepada masyarakat sebelum memulai aktivitas operasional.

“Amdal tidak cukup selesai di meja administrasi. Substansinya harus disampaikan ke publik agar masyarakat memahami potensi dampak maupun langkah pengendaliannya,” ujar Ani, Kamis (28/8/2025).

Ia juga meminta sektor usaha di Barsel memberi prioritas bagi warga lokal, khususnya di ring 1 wilayah terdampak, saat proses rekrutmen tenaga kerja maupun pelaksanaan program pemberdayaan.

Menurut politisi Golkar ini, pelibatan masyarakat bukan hanya soal kesempatan kerja, tetapi juga upaya mengurangi risiko gesekan sosial yang dapat menghambat kegiatan investasi di daerah.

“Warga lokal harus diberi ruang sesuai potensi dan kemampuan. Kehadiran investor harus membawa dampak baik, bukan menambah beban sosial,” katanya.

Ani menambahkan, penguatan komunikasi antara perusahaan dan masyarakat akan menumbuhkan rasa saling memiliki dan menjaga, sehingga hubungan dapat berjalan harmonis dan saling menguntungkan.

“Jika dari awal dibangun keterbukaan dan dialog, iklim investasi akan lebih kondusif dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” pungkasnya.

DPRD berharap, sinergi antara pemerintah, legislatif, dan investor dapat terus diperkuat sehingga keberlanjutan ekonomi daerah tetap selaras dengan perlindungan lingkungan dan kesejahteraan warga. (red)