Pemkab Barito Utara

Hanya Dalam 30 Menit, Tim Gabungan Berhasil Lokalisasi Api di Jalan Pramuka Muara Teweh

1e5f6b00 d831 458c ba56 09c7ea4713dd

Muara Teweh – Kecepatan waktu bertindak (response time) merupakan indikator utama keberhasilan penanggulangan kebakaran. Kehilangan waktu beberapa menit saja dalam dunia pemadaman dapat berakibat fatal bagi keselamatan struktur bangunan di sekitarnya.

Kebakaran yang terjadi di gapura Dinas Kominfosandi Kabupaten Barito Utara di Jalan Pramuka pada Senin dini hari (6/4/2026) berhasil dipadamkan dalam waktu singkat oleh tim gabungan. Seluruh rangkaian proses penanganan dari awal hingga padam total berlangsung dalam waktu kurang dari satu jam.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.15 WIB dan pertama kali diketahui melalui pantauan CCTV oleh petugas jaga Dinas Kominfosandi. Dari layar pemantauan, terlihat api mulai muncul di bagian gapura secara mendadak.

Mengetahui adanya potensi bahaya, petugas segera melaporkan kejadian tersebut ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara untuk segera ditindaklanjuti. Koordinasi awal ini memakan waktu yang sangat singkat berkat kesiapan operator komunikasi.

Laporan diterima pada pukul 03.19 WIB, dan tim langsung bergerak cepat menuju lokasi pada pukul 03.23 WIB. Hanya butuh waktu empat menit bagi armada pemadam untuk meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) setelah panggilan darurat masuk.

Upaya pemadaman dilakukan secara terpadu dan terkoordinasi. Api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 03.48 WIB. Cepatnya proses pemadaman menjadi faktor penting dalam mencegah api merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Kepala BPBD Barito Utara Simamoraturahman melalui Kabid Darlog BPBD Rizali Hadi menyampaikan bahwa respons cepat tim di lapangan menjadi kunci keberhasilan pengendalian kebakaran. Efisiensi waktu di lapangan terbukti menyelamatkan aset-aset penting di sekitarnya.

“Begitu laporan diterima, tim langsung bergerak cepat ke lokasi. Berkat sinergi yang baik antarinstansi, api berhasil dipadamkan dalam waktu singkat sehingga tidak merambat ke bangunan lain,” ujar Rizali Hadi, Senin (6/4/2026). (dd)