PROBORNEO – DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel) mendorong seluruh desa memperkuat kesiapsiagaan bencana dengan memiliki mesin pompa air portable, khususnya untuk penanganan dini kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta antisipasi genangan saat musim hujan.
Anggota DPRD Barsel, H. Sudiarto, SE, menilai keberadaan pompa portable akan membantu desa merespons bencana lebih cepat karena berada paling dekat dengan masyarakat.
“Pompa ini sangat dibutuhkan saat kemarau untuk pemadaman awal karhutla. Kami berharap setiap desa sudah memiliki unitnya sendiri,” ujar Sudiarto, Jumat (24/08/2025) di Buntok.
Legislator dari Dapil I Barsel itu mengatakan, pompa portable memiliki fungsi ganda, yakni untuk pemadaman api di lahan saat kemarau dan penyedotan air saat terjadi banjir ringan atau genangan di permukiman.
Menurutnya, mitigasi berbasis desa menjadi kunci penting untuk mencegah dampak karhutla berupa kabut asap berkepanjangan, seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.
“Ini bukan hanya soal alat, tapi sistem kewaspadaan desa untuk melindungi lingkungan dan kesehatan masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap Pemerintah Daerah dan perangkat terkait dapat mendukung pemenuhan fasilitas tersebut secara bertahap, sehingga kapasitas mitigasi bencana di tingkat desa semakin kuat.
“Respons cepat dari desa bisa menyelamatkan banyak hal. Desa harus jadi garda terdepan mitigasi bencana,” pungkas H. Sudiarto, SE. (red)



