PROBORNEO — Rapat Paripurna di Gedung DPRD Barito Utara menjadi momentum penting bagi pemerintah daerah untuk memaparkan lima arah pembangunan strategis tahun 2026. Bupati Shalahuddin menyampaikan bahwa seluruh prioritas telah disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.
Prioritas pertama pembangunan infrastruktur dianggap penting untuk memacu pertumbuhan ekonomi dan membuka akses antarwilayah. Pemda fokus membangun jalan, jembatan, serta peningkatan akses energi bagi masyarakat pelosok.
Prioritas kedua menyasar peningkatan kualitas pendidikan dan fasilitas kesehatan. Pemerintah daerah berkomitmen meningkatkan kemudahan layanan publik di kedua sektor strategis tersebut.
Peningkatan ekonomi masyarakat menjadi prioritas ketiga. Pemda menargetkan peningkatan produktivitas sektor pertanian, UMKM, dan penguatan industri lokal yang bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja.
Pada prioritas keempat, pemkab menyoroti pentingnya pelestarian budaya, pengembangan pariwisata lokal, dan perlindungan lingkungan hidup. Potensi wisata alam Barito Utara diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi baru.
Reformasi birokrasi menjadi prioritas kelima. Pemkab ingin memastikan tata kelola pemerintah berjalan baik melalui digitalisasi pelayanan, peningkatan kompetensi ASN, serta penguatan sistem pengawasan.
DPRD menyambut pemaparan tersebut dan akan melanjutkan pembahasan bersama perangkat daerah untuk memastikan arah pembangunan 2026 berjalan sesuai tujuan. (Red)



