Pemprov Kalteng

BKMT Didorong Perkuat Peran Strategis dalam Pemberdayaan Umat dan Perempuan di Kalteng

Gambar Whatsapp 2025 07 27 Pukul 09.17.08 E423785b

 

PROBORNEO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peran strategis Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) dalam pembangunan umat, khususnya dalam memperkuat ketahanan keluarga serta pemberdayaan perempuan di daerah.

Hal itu disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Hamka, saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) II Pengurus Wilayah BKMT Kalteng, yang digelar di Aula Asrama Haji Al Mabrur, Palangka Raya, Jumat (25/7/2025).

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua Umum Pengurus Pusat BKMT, Syifa Pauziah, dan turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Kota Palangka Raya, Avina Fairid Naparin, serta perwakilan BKMT dari seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah.

Mengusung tema “Peran BKMT dalam Membangun Ekonomi Umat Menuju Kalteng Berkah, Maju dan Bermartabat”, Muswil II menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara organisasi keagamaan dan pemerintah daerah, dalam menciptakan masyarakat religius, mandiri, dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Syifa Pauziah menegaskan perlunya BKMT untuk terus berkembang dalam menjawab tantangan zaman.

“BKMT tidak hanya menjadi wadah ibu-ibu untuk belajar ilmu agama di majelis taklim, tetapi juga harus mampu menjawab berbagai persoalan sosial, pendidikan, hukum, dan kesehatan yang ada di sekitar kita. Inilah saatnya kita meluaskan peran,” katanya.

Sementara itu, Ketua PW BKMT Kalteng, Rukayah, juga menekankan pentingnya peran organisasi dalam menggerakkan ekonomi umat.

“BKMT berperan penting dalam memperkuat ketahanan keluarga dan ekonomi umat. Kami berharap Muswil ini menghasilkan program-program konkret yang bermanfaat bagi umat dan daerah,” ujarnya.

Membacakan sambutan tertulis Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran, Hamka menyampaikan apresiasi atas kiprah BKMT yang selama ini telah berperan aktif dalam pembangunan karakter dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Tengah.

“Saya berharap musyawarah ini menghasilkan keputusan yang bijak dan strategis, serta mempererat tali silaturahmi antaranggota BKMT,” katanya.

Dalam arahannya, Gubernur juga menekankan bahwa BKMT merupakan garda terdepan dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak mulia, dan berdaya saing.

Oleh karena itu, sinergi BKMT dengan program-program pembangunan pemerintah, terutama di bidang pendidikan agama, pemberdayaan perempuan, dan kegiatan sosial kemasyarakatan, sangat dibutuhkan.

“Saya berharap kader-kader BKMT dapat menjadi pembawa pesan perdamaian, persatuan, serta misi rahmatan lil ‘alamiin, demi mewujudkan masyarakat Kalimantan Tengah yang rukun, harmonis, dan sejahtera,” pungkasnya. (red)