PROBORNEO – Impian warga di pedalaman Kabupaten Murung Raya (Mura) untuk menikmati penerangan listrik akhirnya terwujud. Sebanyak 22 desa kini resmi teraliri listrik melalui Program Listrik Desa (Lisdes) tahun 2023, yang diresmikan langsung oleh Bupati Murung Raya, Heriyus SE, di Desa Hingan Tokung, Kecamatan Barito Tuhup Raya, Rabu (10/9/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Heriyus menyampaikan rasa terima kasih kepada PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Tengah (Kalselteng) serta seluruh pihak yang berperan dalam memperluas akses listrik hingga wilayah terpencil.
“Program Lisdes ini adalah wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan keadilan energi bagi masyarakat hingga pelosok. Terima kasih kepada PLN, Kementerian ESDM, dan semua pihak yang telah mendukung pemerataan listrik di Murung Raya,” ujar Heriyus.
Ia menegaskan, kehadiran listrik bukan hanya sebagai penerangan rumah tangga, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Listrik membuka peluang usaha baru, mendukung kegiatan pendidikan, dan mendorong produktivitas masyarakat desa. Inilah energi yang menyalakan masa depan,” imbuhnya.
Bupati juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memelihara infrastruktur listrik yang telah dibangun, serta meminta camat dan kepala desa berperan aktif dalam pengawasan di lapangan.
Sementara itu, Manager PLN UP2K Kalselteng, Winardi, menjelaskan bahwa pendanaan Program Lisdes bersumber dari Penyertaan Modal Negara (PMN). Ia menyebut rasio desa berlistrik di Murung Raya meningkat signifikan dalam tiga tahun terakhir.
“Sejak 2022 hingga sekarang, total 64 desa dan satu kelurahan telah menikmati listrik. Rasio desa berlistrik naik dari 40,8 persen menjadi 65,6 persen, dan diproyeksikan mencapai 66,4 persen bulan depan,” jelasnya.
Adapun 22 desa penerima manfaat tersebar di tiga kecamatan, yakni Tanah Siang (4 desa), Laung Tuhup (9 desa dan 1 kelurahan), serta Barito Tuhup Raya (8 desa).
Menutup kegiatan, Bupati Heriyus berharap kehadiran listrik dapat menjadi simbol kemajuan dan pemerataan pembangunan di Bumi Tana Malai Tolung Lingu.
“Semoga cahaya ini tidak hanya menerangi rumah warga, tetapi juga masa depan yang lebih cerah dan sejahtera bagi seluruh masyarakat Murung Raya,” pungkas (red)



