Pemprov Kalteng

Pemprov Kalteng Gelar Pelatihan e-BLUD, Dorong Transparansi dan Efisiensi Pengelolaan Keuangan Daerah

Picture6

PROBORNEO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) terus memperkuat tata kelola keuangan daerah berbasis digital melalui pelatihan dan pendampingan implementasi e-BLUD (Badan Layanan Umum Daerah berbasis elektronik). Kegiatan tersebut digelar di Hotel Aurila Palangka Raya, Rabu (1/10/2025), dan diikuti oleh perwakilan perangkat daerah pengelola BLUD se-Kalteng.

Membuka kegiatan, Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko menegaskan bahwa penerapan sistem e-BLUD menjadi langkah penting dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang transparan, efisien, dan akuntabel.

“Melalui BLUD, Gubernur memberikan hak fleksibilitas kepada unit organisasi untuk mengelola keuangannya. Tujuannya agar pelayanan publik bisa dilakukan lebih cepat, efisien, transparan, dan profesional,” ujar Yuas saat membacakan sambutan Sekda Provinsi Kalteng.

Menurutnya, keberadaan BLUD menjadi instrumen strategis dalam meningkatkan mutu pelayanan publik di berbagai sektor, mulai dari kesehatan, pendidikan, hingga pengelolaan sumber daya ekonomi lokal.

Sejalan dengan perkembangan teknologi, Kementerian Dalam Negeri menghadirkan aplikasi e-BLUD sebagai sistem digitalisasi pengelolaan keuangan daerah. Melalui aplikasi ini, seluruh proses mulai dari perencanaan bisnis dan anggaran hingga pelaporan keuangan dapat dilakukan secara terintegrasi, transparan, dan real time.

“Implementasi e-BLUD diharapkan mampu meningkatkan kompetensi teknis para pengelola BLUD dan mempercepat terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance,” tambah Yuas.

Perkembangan BLUD di Kalimantan Tengah sendiri menunjukkan pertumbuhan pesat. Dari hanya dua BLUD pada 2022, kini telah berkembang menjadi 69 BLUD pada 2025. Peningkatan ini dinilai mendukung visi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng dalam menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, terutama di bidang kesehatan, pendidikan, dan penguatan ekonomi daerah.

Turut hadir secara virtual Kasubdit BLUD Direktorat BUMD, BLUD dan BUMD Kemendagri, R. Wisnu Saputro, serta Tenaga Ahli LPPSP Universitas Indonesia, Akmal Falah Lazuardi dan Andi Yusuf Habibie. Selain itu, Kabag BUMD dan BLUD Biro Perekonomian Setda Kalteng, Didik Nurhadi, juga mendampingi peserta dalam sesi diskusi teknis.

“Kami berharap, setelah pelatihan ini, setiap peserta dapat mengimplementasikan e-BLUD secara konsisten di unit kerja masing-masing demi terwujudnya tata kelola keuangan yang efektif dan berintegritas,” tutup Yuas.