PROBORNEO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah PT PLN (Persero) dalam menjaga dan meningkatkan keandalan pasokan listrik, khususnya menjelang Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, di mana kebutuhan listrik masyarakat cenderung meningkat.
Dukungan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng, Leonard S. Ampung, saat menghadiri Apel Pembukaan Gerakan Akselerasi dan Eksekusi Serentak (GAES) PDKB yang diselenggarakan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Kalselteng di Bundaran Besar Palangka Raya, Senin (9/2/2026).
Kegiatan GAES PDKB merupakan bagian dari langkah strategis PLN untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan melalui pemeliharaan jaringan listrik dengan metode Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB).
Metode ini memungkinkan pekerjaan perawatan dilakukan tanpa harus memadamkan aliran listrik, sehingga layanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Dalam sambutannya, Leonard menyampaikan apresiasi atas inisiatif PLN yang dinilai sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam mendukung kelancaran aktivitas masyarakat serta pembangunan daerah.
Ia menegaskan bahwa listrik saat ini memiliki peran yang sangat vital dalam berbagai sektor kehidupan.
“Listrik merupakan urat nadi pertumbuhan ekonomi. Keandalan pasokan listrik sangat menentukan kelancaran aktivitas masyarakat,” ujar Leonard.
Leonard juga menyoroti peran penting Tim PDKB yang menjalankan tugas berisiko tinggi dengan tetap menjaga aliran listrik agar tidak terputus.
Menurutnya, dedikasi dan profesionalisme para personel PLN mencerminkan komitmen kuat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kalimantan Tengah.
“Bekerja dalam kondisi bertegangan adalah tugas yang luar biasa dan memiliki risiko tinggi. Ini adalah bukti nyata pengabdian kalian dalam melayani masyarakat,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan GAES PDKB Series 1 yang melibatkan 57 personel inti, Leonard berharap infrastruktur kelistrikan di Kalimantan Tengah semakin andal.
Ia juga berharap potensi gangguan listrik dapat ditekan seminimal mungkin, sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk pelaksanaan ibadah selama Ramadan, dengan aman dan nyaman.
Selain fokus pada keandalan jaringan, Leonard turut menekankan pentingnya penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) secara disiplin.
Ia mengingatkan seluruh personel PLN agar senantiasa mematuhi standar operasional prosedur dan menggunakan alat pelindung diri secara lengkap dalam setiap pelaksanaan tugas.
“Utamakan keselamatan. Ingat, ada keluarga yang menanti di rumah. Berangkat dengan semangat, bekerja secara profesional, dan kembali dengan selamat,” pungkasnya.
Apel pembukaan GAES PDKB ini menjadi penanda komitmen bersama antara PLN dan Pemprov Kalteng dalam menjaga stabilitas pasokan listrik, sekaligus memastikan pelayanan kelistrikan yang aman, andal, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kalimantan Tengah. (red)



