PROBORNEO — Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) memberikan dukungan penuh kepada Ahsan Nadia Ramadhana, finalis Puteri Indonesia 2025 perwakilan Kalteng, yang siap tampil di panggung nasional.
Sebelum keberangkatannya, Nadia berkesempatan bertemu langsung dengan Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo pada 8 April 2025.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Kepala Disbudpar Kalteng, Adiah Chandra Sari, sebagai bentuk dukungan moril dari pemerintah daerah terhadap putri daerah yang akan berkompetisi di tingkat nasional.
Dalam audiensi itu, Gubernur menyampaikan kebanggaannya dan berharap Nadia dapat menjadi duta budaya dan pariwisata yang membanggakan, sekaligus memperkenalkan kekayaan alam serta tradisi Kalimantan Tengah kepada masyarakat luas.
Gubernur juga berpesan agar Nadia senantiasa membawa semangat Isen Mulang dan falsafah Huma Betang dalam setiap langkahnya di ajang nasional.
Pesan itu menjadi bekal penting bagi Nadia yang akan tampil bersama finalis dari seluruh provinsi di Indonesia.
Di hari keberangkatannya, dukungan turut disampaikan Ketua TP PKK Provinsi Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, yang mendoakan kelancaran perjuangan Nadia.
Kehadiran berbagai elemen pemerintah ini menjadi suntikan semangat tersendiri bagi Nadia.
Menanggapi dukungan yang terus mengalir, Nadia menyampaikan rasa terima kasih dan harapannya agar masyarakat Kalimantan Tengah terus mendoakan kesuksesannya.
“Saya juga memohon doa dan restu dari semua pihak agar dapat memberikan yang terbaik dalam ajang Pemilihan Puteri Indonesia 2025 dan dapat mengharumkan nama daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Disbudpar Kalteng, Adiah Chandra Sari, menegaskan bahwa ajang ini bukan hanya soal prestasi individu, tetapi juga momentum strategis untuk memperkenalkan potensi budaya, wisata, dan karakter generasi muda Kalimantan Tengah di kancah nasional.
“Saya harap Nadia dapat membawa citra Puteri Kalimantan Tengah yang berbudaya, memiliki wawasan yang luas, mengenali potensi pariwisata serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. Saya bangga dan percaya Nadia mampu bersaing di tingkat nasional,” ungkap Adiah.
Nadia dijadwalkan mengikuti pra karantina pada 15–23 April 2025, dilanjutkan masa karantina resmi mulai 24 April hingga puncak grand final pada 2 Mei 2025.
Sebagai perwakilan Kalteng, ia telah mempersiapkan diri dengan memperkuat materi advokasi, kemampuan public speaking, serta pendalaman budaya lokal yang akan menjadi andalannya di panggung nasional. (red)



