PROBORNEO – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama pemerintah kabupaten/kota se-Kalteng untuk membahas strategi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Rakor yang berlangsung di Aula Jayang Tingang, Kompleks Kantor Gubernur, Palangka Raya, Jumat (22/8), dipimpin Gubernur H. Agustiar Sabran didampingi Wakil Gubernur H. Edy Pratowo.
Seluruh Bupati/Wali Kota se-Kalteng hadir bersama Plt. Sekretaris Daerah Leonard S. Ampung, Staf Ahli Gubernur, Asisten Sekda, serta jajaran Kepala OPD.
Wagub Edy Pratowo menekankan pentingnya memperkuat kemandirian fiskal dengan menggali potensi unggulan di masing-masing daerah.
“Saya kira kegiatan hari ini penting dalam rangka menyelaraskan persepsi kabupaten/kota dan Provinsi, sehingga pada saatnya nanti Kalteng khususnya kabupaten/kota benar-benar mandiri tidak harus bergantung pada pemerintah pusat,” ujar Edy.
Ia juga menyoroti masih rendahnya kontribusi beberapa sektor pajak terhadap PAD, seperti pajak kendaraan, BBM, pajak air permukaan, alat berat, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), hingga bea balik nama kendaraan.
“Untuk itu melalui Rakor ini, Gubernur ingin mengetahui apa langkah strategis Bupati Walikota berkolaborasi dengan Pemprov Kalteng,” tambahnya.
Rakor dilanjutkan dengan diskusi yang dipandu Plt. Sekda Leonard S. Ampung. Para kepala daerah memaparkan strategi masing-masing dalam mengoptimalkan PAD sesuai potensi wilayah.
Dari hasil diskusi, disepakati tindak lanjut akan dilakukan melalui pembagian zonasi wilayah barat, tengah, dan timur.
Gubernur Agustiar Sabran mengapresiasi keseriusan kepala daerah dalam memperkuat kemandirian fiskal melalui peningkatan PAD.
“Yang penting sudah ada niat, kemauan dan tekad dalam merealisasikan optimalisasi PAD. Kalau ini berjalan otomatis kita mudah dalam membangun,” tegasnya.
Selain itu, Agustiar juga meminta Bupati/Wali Kota memberi perhatian pada pengembangan Koperasi Merah Putih. Menurutnya, koperasi tersebut mampu menjadi penggerak ekonomi hingga tingkat desa dan kelurahan. (red)



